Rabu, 30 November 2022
Pemerintahan

Banyuwangi Gagas Frelance Hacks, Perlebar Peluang Anak Muda Peroleh Penghasilan

profile
Ikhwan

05 September 2022 23:30

490 dilihat
Banyuwangi Gagas Frelance Hacks, Perlebar Peluang Anak Muda Peroleh Penghasilan
Freelance Jack's digagas di Banyuwangi. (SJP)

BANYUWANGI - Berbagai upaya dilakukan Banyuwangi untuk memperlebar peluang kerja bagi masyarakatnya.

Tidak hanya sekedar peluangnya saja yang diperlebar, namun sumber daya manusianya juga terus digembleng agar dapat bersaing.

Seperti yang dilakukan pada Senin (5/9/2022) ini, Pemkab Banyuwangi menggagas sebuah gagasan untuk menambah peluang freelancer digital agar piawai mengunduh cuan.

Ide itu dikonsep rapih dalam sebuah program bertajuk 'Freelance Hacks' selama empat hari, yakni 5 - 8 September 2022.

“Dunia kerja kini sedemikian terdisrupsi. Ada semakin banyak peluang, termasuk jadi freelancer," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Gagasan ini, diharapkan Ipuk, agar tidak dipandang sebelah mata.

"Kerjanya bisa dari mana saja, ordernya dari seluruh dunia. Cuannya pun sangat menjanjikan," imbuh dia.

Ipuk mencontohkan jika ada yang per project desain, misalnya, dibayar belasan sampai puluhan juta.

Bupati Ipuk mengatakan, profesi freelancer memberikan kemudahan kepada anak muda karena konsep kerjanya fleksibel.

“Ada riset menyebutkan, 47 persen pekerja dunia sekarang adalah freelancer karena jam kerjanya itu fleksibel," imbuh dia.

Ipuk mengatakan, jika Google lebih banyak mempekerjakan freelancer daripada staf biasa.

Sebanyak 36 persen dari bisnis di dunia, masih kata Ipuk, meng-outsource pekerja web desain.

"Ini ceruk baru yang bisa didalami anak-anak muda Banyuwangi," jelasnya.

Maka, lanjut Ipuk, pihaknya hadirkan program Freelance Hacks ini untuk membekali para freelancer Banyuwangi.

Pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensinya, sehingga bisa lebih kompetitif dan bisa memperluas pasarnya sampai luar negeri.

Gelaran 'Freelance Hacks' melibatkan para mentor profesional.

Diantaranya freelance designer Papang Jakfar, Direktur Indiekraf Indonesia Ziaelfikar Albaba, Design Lead & Ui Ux Designer Figma Indonesia Fariz Wijaya, dan creative voice over dan dubber Willy Pramana.

Ada pula desainer ekslusif Freepik Ronny Setiyawan dan akademisi Universitas Brawijaya Dias Satria.

Sejumlah materi akan disampaikan kepada peserta, mulai dari cara presentasi produk desain yang berfokus pada pasar B2B (business to business), personal branding, dan kompetensi teknis terkait desain seperti untuk media sosial, UI/UX dan website.

"Freelance Hacks pertama ini untuk desainer. Tahap berikutnya kita bikin untuk segmen lain, seperti freelance photographer, penerjemah, pengembang berbasis IT, dan sebagainya," papar Bupati Ipuk.

Bupati Ipuk mencontohkan materi personal branding yang sangat penting bagi freelancer.

"Tanpa personal branding, freelancer akan sulit menemukan dan ditemukan pasar," ujar bupati perempuan itu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi, Abdul Kadir menyebut, Freelance Hacks berfokus pada pengembangan skill desain dan menyiapkan profil kerja untuk berkreativitas di media sosial.

"Banyuwangi merupakan salah satu yang terdepan dalam mengembangkan pasar tenaga kerja digital. Kami berkolaborasi dengan freelancer professional, seperti yang sudah ponya portofolio dengan World Disney dan vendor besar internasional yang lain, untuk bisa berbagi ilmu dengan freelancer Banyuwangi," ujar Kadir.

Kadir berharap dengan berbagai peluang yang terus ditebarkan maka angka pengangguran di Banyuwangi dapat ditekan. 

"Tugas pokok kita adalah menekan supaya angka pengangguran terbuka dapat menurun. Kita berharap dengan program kreatif ini mampu menjadi solusi," harapnya. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Banyuwangi Gagas Frelance Hacks, Perlebar Peluang Anak Muda Peroleh Penghasilan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT