Selasa, 24 Mei 2022
Pemerintahan

Begini Penjelasan Kadis PUBM Malang Terkait Status Jembatan Pelangi Srigonco Yang Diresmikan Gubernur Jatim

profile
Senopati

08 April 2022 14:26

414 dilihat
Begini Penjelasan Kadis PUBM Malang Terkait Status Jembatan Pelangi Srigonco Yang Diresmikan Gubernur Jatim
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni. (Seno / suarajatimpost.com)

KABUPATEN MALANG – Jembatan Pelangi yang diresmikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang H.M Sanusi pada hari Kamis 7 April 2022 masih berstatus milik Pemerintah Kabupaten Malang. 

Jembatan yang bernama awal Jembatan Srigonco ini menghabiskan anggaran kurang lebih 24,7 miliar dengan lebar kurang lebih 7 meter dengan panjang 120 meter, dimulai sejak tahun 2017 dan sempat mengalami penundaan pekerjaan dikarenakan Refocusing anggaran untuk penamganan Covid 19.

Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni, jalan dan jembatan yang menuju akses wisata Pantai Selatan Malang statusnya masih milik Pemkab Malang.

"Posisi ruas jalan dari Gondanglegi menuju Pantai Balekambang sudah usulkan ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bahwa posisi tersebut sangat strategis," kata Romdhoni saat ditemui awak media di Kantornya, Jumat (8/4/2022).

Akses jalan Gondanglegi menuju Pantai Selatan sangat strategis, rencana akses tol Malang Kepanjen Yang nantinya sangat dekat dengan akses jalan tersebut, sehingga Kememtrian PUPR menyetujui dan memasukkan dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Strategis Nasional.

"Jadi walaupun jalan dan jembatan masih berstatus milik Pemkab Malang, namun pihak Kementrian PUPR sudah menyetujui dan memasukkan akses jalan Gondanglegi menuju Pantai Balekambang di RUJJSN," ungkap dia.

Kementrian PUPR, masih kata Romdoni, bisa menangani jalan yang bukan berstatus Jalan Nasional asalakan sudah masuk di RUJJSN, dan nantinya yang menangani Balai Besar Jalan Nasional.

Romdoni melanjutkan, tahun ini akses jalan Gondanglegi menuju Pantai Balekambang dalam tahap perencanaan teknisnya.

"Insyaallah tahun 2023 mendatang sudah dilaksanakan pekerjaan fisiknya, mengenai anggaran kami bwlum mengetahui secara pasti berapa berapanya," terang pria yang saat ini berstatus Masa Purna Pensiun (MPP).

Pihaknya bersyukur akses jalan tersebut mendapatkan penanganan yang cukup besar dari Pemerintah Pusat walaupun jalan dan jembatan masih milik Pemkab Malang.

"Jalan akses Gondanglegi ke Balekambang memang masih milik Pemkab Malang, namun kami bersyukur akses jalan tersebut mendapatkan penanganan yang cukup besar dari Pemerintah Pusat," katanya.

Mendatang, lanjut Romdoni, akses jalan tersebut bisa diakses kendaraan besar dan bisa menuju Jalan Lintas Selatan yang bamyak spot wisata pantai.

Dengan diresmikannya Jembatan Pelangi  bisa meningkatkan perekonomian dan memajukan wisata pantai yang ada di Malang selatan.

"Semoga dengan diresmikannya Jembatan Pelangi itu dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Malang, khususnya wisata pantai, dengan begitu juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," pungkas Romdhoni. (nes) 

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Begini Penjelasan Kadis PUBM Malang Terkait Status Jembatan Pelangi Srigonco Yang Diresmikan Gubernur Jatim

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT