Rabu, 30 November 2022
Pemerintahan

Begini Penjelasan Wabup Malang Peranan Perempuan Untuk Kemajuan Pendidikan

profile
Senopati

05 Oktober 2022 07:05

612 dilihat
Begini Penjelasan Wabup Malang Peranan Perempuan Untuk Kemajuan Pendidikan
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat memberikan arahan pada sosialisasi dalam HUT ke 77 PGRI Kabupaten Malang. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, tegaskan peran perempuan dalam dunia pendidikan anak sangatlah penting.

Didik menjelaskan, kepekaan seorang wanita adalah bagian dari kodrat sebagai pendidik, bahkan sejak dalam kandungan. Selasa 4 Oktober 2022.

"Terlebih dibarengi dengan kurikulum dan proses pembelajaran yang baik," kata Didik usai menghadiri sosialisasi peran ibu guru kepempimpinan dan Undang Undang perlindungan perempuan dan anak dalam rangka HUT PGRI ke 77 tahun 2022 di Kecamatan Pakisaji.

Wabup Malang mengatakan, dunia pendidikan akan terus mengalami perkembangan, untuk itu peranan perempuan sebagai pendidik akan sangatlah penting.

"Perempuan dengan sifat keibuannya akan sangat baik, maka apabila dikemas dengan bagus menejemen pendidikan akan bagus juga dengan kualitas pendidikannya akan baik juga," kata Didik.

Pemkab Malang terus melakukan pembenahan pada dunia pendidikan karena Pemerintah Pusat setiap tahun menganggarkan dari APBN sebesar 20 persen untuk pendidikan.

"Alhamdulillah Pemerintah Daerah (Pemda) sudah mulai mendorong semuanya, salah satunya lembaga Taman Kanak Kanak dan sejenisnya, Sekolah Dasar dan sejenisnya, dan SMP dan sejenisnya mendapatkan bantuan 25 ribu per anak untuk supporting menekan biaya pendidikan di sekolah," jelas Wabup Malang.

Perkembangan hukum, lanjut Didik, yang terus mengalami perubahan dari dulu sampai sekarang.

"Saat kita dulu masih sekolah, saat di dalam kelas ramai, tanpa basi basi guru kita akan melempar penghapus yang di pegang ke sumber yang ramai, dan itu sudah biasa terjadi saat kita belajar, namun kalau hal tersebut terjadi saat ini maka bapak ibu guru akan mendapatkan problem," papar dia.

Maka dari itu, masih kata Didik, dalam sosialisasi ini untuk mendapatkan semua informasi demi memperkaya khasanah ilmu kita," tandas pria yang perlu menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang.

Pemkab Malang telah memberikan kesempatan pada 4500 guru honorer untuk mendapatkan surat keterangan proses pengajaran untuk mendapatkan guru honorer bersertifikasi.

"Alhamdulillah tidak kurang ada 4500 guru honorer, Pak Bupati melalui Kepala Dinas Pendidikan sudah mengamini, hari ini bisa teman-teman guru honorer bisa dilihat kebutuhan surat keterangan proses pengajaran untuk mendapatkan guru honorer bersertifikasi," tandas Wabup Malang Didik Gatot Subroto.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Malang Dwi Sucipto menyatakan, sosialisasi ini untuk memberikan edukasi pada para guru khususnya guru perempuan terhadap maraknya kasus kekerasan pada perempuan dan anak akhir akhir ini cukup meningkat 

"Untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan bersama terutama pada dunia pendidikan kita, PGRI turun tangan memberikan pemahaman dan edukasi pada para guru dalam menghadapi permasalahan tersebut," beber Dwi Sucipto.

PGRI Kabupaten Malang hari ini menggelar sosialisasi tentang Undang-undang perlindungan perempuan dan anak, "Kenapa ini kita sosialisasikan pada guru, karena guru punya interaksi langsung pada anak didiknya, maka kita bentengi supaya tidak terjadi hal seperti itu.

Memberikan kepemimpinan perempuan, karena analisa PGRI perbandingan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang didominasi perempuan sebesar 59 persen, sisanya laki laki, jadi kita mengkhususkan membekali para perempuan karena perempuan harus siap jadi pemimpin," pungkasnya. (Seno)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Begini Penjelasan Wabup Malang Peranan Perempuan Untuk Kemajuan Pendidikan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT