Senin, 27 Juni 2022
Pemerintahan

Beri Bantuan alat Pertanian, Kadisbun Jatim Minta Lahan Perkebunan Dipertahankan

profile
Senopati

20 Juni 2022 17:43

378 dilihat
Beri Bantuan alat Pertanian, Kadisbun Jatim Minta Lahan Perkebunan Dipertahankan
Kepala Dinas Perkebunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, berbincang dengan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar Anwar. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Untuk meningkatkan hasil panen kopi di Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, khususnya di desa penghasil kopi, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur meminta pada para petani untuk mempertahankan lahan produktif mereka agar jangan sampai berkurang.

Hal tersebut disampaikan Heru Suseno saat memberikan bantuan alat alat pasca panen, berupa penggilingan kopi dan alat pemotong rumput.

Kadisbun Pemprov Jatim, Heru Suseno mengatakan, Pemerintah meminta para kelompok tani binaan agar tetap mempertahankan lahan perkebunan supaya kuantitas produksi terus meningkat.

"Selain itu kami juga meminta peningkatan sumber daya manusia dan kami akan terus mempromosikan kopi Dampit ini wilayah lain," kata Heru Suseno saat ditemui awak media, Senin (20/6/2022).

Sebagai bentuk hasil kerja keras para kelompok tani kopi ini, Gubernur Jatim memberikan bamtuan alat-alat pertanian pada para kelompok tani di Dampit.

"Kelompok tani setelah evaluasi dari tim kita tentang pengelolaan kopinya tahun 2021 kemaren, akhirnya Ibu Gubernur Jatim pada tahun ini memberikan bantuan alat penggilingan (sellep) untuk kopi basah dan kopi kering serta alat pemotong rumput," terang Heru.

Pemprov Jatim akan selalu melaksanakan pelatihan dan bimbingan tehnis tentang pengelolaan kopi mulai saat tanam sampai panen, supaya kualitas kopi yang dihasilkan bisa bersaing dengan kopi lain.

"Pemerintah Provinsi Jatim maupun Pemerintah Kabupaten Malang akan selalu melaksanakan pelatihan dan bimtek supaya kopi yang dihasilkan berkualitas dan bisa bersaing dengan kopi kopi dari daerah lain," imbuhnya.

Selain itu, Pemprov Jatim akan selalu membantu pemasaran dan mencari pangsa pasar untuk kopi dampit ini.

"kita minta petani kopi terua melakukan inovasi inovasi agar nantinya kopi Dampit bisa menjadi komoditas eksport. Kami juga menyiapkan sarana dan prasarana seperti yang kami salurkan saat ini bantuan dari Ibu Gubernur," tandas Heru.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar Anwar menjelaskan, di Malang ini yang saat ini komoditas unggulan ada alpukat, kopi Amterdam, tebu dan pisang merah.

"Dengan jumlah luas perkebunan yang potensial 20 ribu hektar dengan potensi 4 komoditas unggulan, mulai tebu, Kopi, pisang srimulyo, pisang hitam dan alpukat yang banyak dikenal masyarakat luar malang," jelasnya.

Budiar membeberkan, untuk lebih mengenalkan produk unggulannya, diperlukan sarana promosi yang dilakukan dengan digitalisasi yang saat ini tengah digalakkan oleh Pemkab Malang.

"Saya saat berkunjung ke luar daerah, di daerah itu punya produk unggulan yang pemasarannya melalui jaringan internet dan produk tersebut sudah memiliki website sendiri yang didalamnya dipasarkan produk unggulan daerah tersebut," bebernya.

Pihaknya berharap, dengan adanya bantuan dari Disbun Pemprov Jatim berupa alat pasca panen kopi dan alat potong tumput bisa meningkatkan produktivitas kopi di wilayah ini.

"Harapan saya dengan adanya bantuan tersebut, bisa lebih meningkatkan produksi kopi di Dampit ini, kami juga mengucapkan terima kasih pada Kadisbun Pemprov Jatim yang sudah memberikan bantuan serta memberikan bimbingan tehnis," pungkas Budiar Anwar. (Nes)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Beri Bantuan alat Pertanian, Kadisbun Jatim Minta Lahan Perkebunan Dipertahankan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT