Senin, 28 November 2022
Pemerintahan

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Dorong Kepesertaan Bagi Pekerja Migran

profile
Ikhwan

26 Agustus 2022 18:29

595 dilihat
BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Dorong Kepesertaan Bagi Pekerja Migran
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Eneng Siti Hasanah (SJP).

BANYUWANGI - BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Banyuwangi kepesertaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Jaminan asuransi menjadi kebutuhan penting bagi PMI, mengingat besarnya resiko bekerja di luar negeri.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Eneng Siti Hasanah mengatakan sementara jumlah PMI di Bumi Blambangan yang ikut kepesertaan masih terbilang minim. 

Di tahun 2021 tercatat masih di angka seribuan.

"Namun potensinya cukup tinggi. Potensi ada enam ribuan PMI itu kita sasar. Harapannya pertumbuhannya terus meningkat," kata Eneng, Jumat (26/8/2022).

Eneng menjelaskan bahwa asuransi adalah salah satu kebutuhan yang penting bagi setiap pekerja, tak terkecuali PMI.

BPJS Ketenegakerjaan Banyuwangi pun sangat getol dalam mensosialisasikan hal tersebut. 

Pihaknya menggandeng sejumlah stakeholder seperti Pemerintah Daerah setempat, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) termasuk Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) untuk gencar memberikan edukasi bagi PMI.

"Resiko menjadi PMI kan tinggi, bagaimana pun mereka perlu perlindungan, perlu diberikan edukasi biar mendapatkan jaminan. Dampak positifnya nanti juga bermanfaat bagi keluarga PMI itu sendiri," ujarnya.

Mengenai iuran, lanjut Eneng, nominalnya sama saja seperti iuran pekerja pada umumnya. 

Khusus untuk PMI ada perlindungan pra keberangkatan selama 5 bulan, perlindungan penempatan selama 24 bulan dan perlindungan pasca penempatan selama 1 bulan.

"Iurannya mulai dari Rp 37.500 pra pemberangkatan. Selanjutnya Rp 337.500 selama penempatan, Rp 13.500 pasca penempatan. Untuk hak-haknya sama beasiswa juga kita berikan, untuk kematian Rp 85 juta. Namun untuk manfaat program berlaku jumlah nominal," tandasnya.

Tidak hanya bagi PMI semata, BPJS Ketenagakerjaan pun juga gencar mendorong kepesertaan bagi pekerja umum yang ada di Banyuwangi.

Mengingat jumlah tenaga kerja di Banyuwangi yang sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan terbilang masih minim.

Per Agustus 2022 yakni sebanyak 123 ribu tenaga kerja atau sekitar 19%, di mana masih ada sekitar 524 ribu lagi tenaga kerja yang belum terlindungi.

"Kami mengajak kepada seluruh pekerja, apapun pekerjaannya baik nelayan, petani, pedagang, pekerja transportasi dan juga kepada pemberi kerja untuk memastikan dirinya terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan, karena dengan memiliki perlindungan, pekerja dapat bekerja dengan aman dan tenang sehingga berujung kepada masyarakat Banyuwangi yang produktif dan sejahtera," ucap Eneng. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Dorong Kepesertaan Bagi Pekerja Migran

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT