Kamis, 09 Februari 2023
Pemerintahan

Bupati Lumajang Minta Pendampingan KPK, Dalam Hal Pertambangan Pasir

profile
Achmad

31 Oktober 2022 16:03

592 dilihat
Bupati Lumajang Minta Pendampingan KPK, Dalam Hal Pertambangan Pasir
Bupati Lumajang saat berkomunikasi dengan KPK RI. (SJP)

LUMAJANG – Dalam rangka mengatasi berbagai persoalan terkait pengelolaan pertambangan pasir, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq) berkunjung ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (31/10/2022).

"Pagi tadi, saya ke kantor KPK untuk menyampaikan surat permohonan pendampingan KPK dalam pengelolaan pertambangan pasir di Lumajang," ungkapnya kepada media ini.

Dalam kesempatan tersebut Cak Thoriq, menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi dalam pertambangan pasir, tentang tonase truk pasir, stockpile ilegal, kerusakan jalan, jual beli SKAB, pajak daerah yang kurang optimal hingga kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dampak dari pertambangan pasir.

Politisi PKB ini juga menjelaskan, saat ini Pemkab Lumajang sedang memulai mengoperasionalkan Stockpile Terpadu, meneruskan pembangunan jalan tambang yang lebih permanen dan sedang pendampingan sistem pajak daerah yang melibatkan Institut  Teknologi Surabaya (ITS).

"Karena itu, perlu didampingi oleh KPK dalam menata pertambangan pasir supaya koridor aturan hukum dan pelaksanaan aturan berjalan sesuai fungsi masing masing. Perlu juga didampingi untuk kordinasi lintas kementrian/lembaga, terutama permasalahan kendaraan di luar tonase, juga proses perijinan yang harus mempertimbangkan persoalan yang ada di daerah," ujarnya.

Kunjungan Bupati Lumajang ke KPK diterima langsung oleh pimpinan KPK Nurul Gufron, Direktur Korsupgas II dan Brigjend Pol. Bahteiar Ujang.

"Insya Allah dalam waktu dekat akan segera ada tindak lanjut untuk kordinasi dan pemetaan persoalan bersama," pungkasnya. (Fuad)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Bupati Lumajang Minta Pendampingan KPK, Dalam Hal Pertambangan Pasir

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT