Kamis, 06 Oktober 2022
Pemerintahan

DPRD Banyuwangi Satu Suara dengan Pendemo, Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM

profile
Ikhwan

06 September 2022 18:21

545 dilihat
DPRD Banyuwangi Satu Suara dengan Pendemo, Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM
DPRD Banyuwangi dukung penolakan kenaikan harga BBM. (SJP)

BANYUWANGI - DPRD Banyuwangi menemui Aliansi Mahasiswa yang melakukan unjuk rasa kenaikan harga BBM, Selasa (6/9/2022).

Anggota dewan yang bertatap muka langsung dengan pendemo itu adalah Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Eko Hariyono dan dua anggota fraksi lainnya.

Tuntutan para unjuk rasa itu disepakati oleh dewan yang hadir, dengan bukti penandatanganan berkas tuntutan diatas materai.

Eko Hariyono, secara tegas siap mendukung penuh dan memfasilitasi apa yang menjadi tuntutan dari mahasiswa.

"Pertama kami mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang mengawal kepentingan rakyat. Kami sepakat dan siap meneruskan tuntutan mereka ke instansi pemerintahan yang lebih tinggi," cetus Eko saat naik di mobil komando.

Menurutnya, kenaikan harga BBM dinilai belum tepat. Sebab pertumbuhan ekonomi masyarakat belum stabil pasca pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Eko menyebut, kenaikan BBM ini bakal berdampak luas terhadap perekonomian bangsa. Sehingga bisa menjadi perhatian pihaknya.

"Oleh karenanya, sekali lagi kami siap mengawal. Kami juga siap memfasilitasi mahasiswa dalam ruang hearing untuk pembahasan lanjutan tuntutan teman-teman," tegasnya.

Setelah mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutannya, kemudian Eko Hariyono turut menandatangani pakta integritas yang disodorkan oleh massa aksi.

"Sementara ini yang bertandatangan dari Fraksi PDI Perjuangan. Nantinya dilanjut oleh fraksi lain. Kami yakin teman-teman fraksi juga sepakat karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak," tandasnya.

Korlap Aksi, Aris Rahmatullah membeberkan setidaknya ada 8 tuntutan mahasiswa. Paling teratas adalah penolakan terhadap kenaikan harga BBM yang diputuskan pemerintah pada Sabtu (3/9/2022) kemarin.

"Pemerintah menaikkan harga BBM ini sama sekali tak relevan dengan kondisi Indonesia yang hari ini masih berupaya untuk bangkit dan pulih dari keterpurukan pandemi Covid-19. Kami terus memperjuangkan agar kenaikan BBM dibatalkan," tegas Aris.

Selain menolak kenaikan harga BBM, ratusan massa juga menyampaikan tuntutannya melalui DPRD Banyuwangi, agar mendesak pemerintah segera memberantas mafia migas.

"Terakhir kami meminta agar DPRD Banyuwangi melakukan hearing secara terbuka, dalam dalam rangka mengawal seluruh tuntutan kami," ucap Aris.

Usai tuntutannya diamini, ratusan massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 15.36 WIB. Demo berlangsung secara kondusif dan tidak anarkis. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

DPRD Banyuwangi Satu Suara dengan Pendemo, Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT