Senin, 27 Juni 2022
Pemerintahan

Gelar Gebyar Batik di Bromo, Pemkab Pamekasan Hadirkan 6 Desainer Nasional

profile
Faisol

13 Juni 2022 18:47

411 dilihat
Gelar Gebyar Batik di Bromo, Pemkab Pamekasan Hadirkan 6 Desainer Nasional
Event batik Pamekasan di Bromo. (SJP)

PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menggelar Gebyar Batik Pamekasan yang berkolaborasi dengan Eksotika Bromo.

Acara yang digelar pada Sabtu, 11 Juni 2022 itu menghadirkan enam designer, diantaranya; Embran Nawawi, Lutfianto, Pepeng Brianti, Herdi Seset, Alvien Oktova, dan Bagus Dwi Prasetyo.

Dengan konsep Mystical Adventure yang merepresentasikan alam Bromo sebagai tempat adventure yang luar biasa dan keragaman budaya dan agama berkesan mystical dan selaras dengan alamnya.

Melalui konsep itu, keenam desainer memamerkan berbagai macam jenis dan corak batik Pamekasan. Tujuannya, untuk menunjukkan bahwa batik Pamekasan benar-benar layak dan sudah go internasional.

Desainer nasional Embran Nawawi yang dipercaya untuk menggarap konsep-konsep dan meng-inkubasi beberapa designer muda Pamekasan hingga promosi batik Pamekasan ini akan massive menyentuh peminat dan pecinta fashion batik di Jawa Timur dan nasional.

Embran Nawawi mengangkat kisah cinta mystical Roro Anteng dan Joko Seger dengan gaya extravaganza tampil glamour dan megah untuk persembahan kepada Gunung Bromo.

Lutfianto designer yang mengkhususkan pada fashion pria mengangkat Bunga Edelweis sebagai symbol adventure dengan batik Junjung drajat berwarna hijau dan coklat serta abu dengan bentuk busana Fashion Jacket dan Celana Cargo.

Sementara Pepeng Brianto, desainer yang selalu bersemangat untuk merancang batik junjung drajat-nya pada fashion remaja yang cheerful dengan sentuhan warna biru dan oranye berupa fashion jacket wanita yang centil dan lucu serrta celana ketat untuk memberi kesan ceria dan segar di pegunungan.

Sedangkan Herdi Seset sangat serius mengambil tema Gunung Bromo itu sendiri dengan gaya avant garde merepresentasikan siluet gunung dan kawah Bromo pada busananya.

Untuk fashion yang berkesan beauty ada Alvien Oktova yang mengangkat cahaya matahari pagi dalam busana muslim yang elegant. Sementara Bagus Dwi Prasetyo hadir mengangkat kecantikan Roro Anteng dengan fashion ala red carpet menggunakan batik junjung drajat berwarna oranye.

Kepala Disperindag Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan bahwa pagelaran Gebyar Batik Pamekasan bentuk komitmen untuk mengangkat batik Pamekasan sebagai komoditi tekstil dan fashion berbasis budaya dan juga industri.

"Batik Pamekasan yang memiliki ragam motif dan warna diharapkan menjadi top mind masyarakat Indonesia akan keindahan batik dari Jawa Timur, Madura, dan khususnya Pamekasan sejajar seperti batik Solo, Jogja, Pekalongan, Lasem dan kota batik lainnya," ucapnya.

Sedangkan Wakil Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin mengatakan bahwa batik Pamekasan adalah mahakarya wastra yang berpotensi untuk menjadi industri fashion baik lokal, nasional maupun global yang nantinya melalui karya-karya tersebut dengan didukung para pecinta batik dan fashion serta perajin dan distributor.

"Dengan suksesnya Gebyar Batik Pamekasan In Eksotika Bromo 2022, semoga akan meningkatkan ekonomi masyarakat kabupaten Pamekasan," pungkasnya. (*)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Gelar Gebyar Batik di Bromo, Pemkab Pamekasan Hadirkan 6 Desainer Nasional

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT