Kamis, 30 Juni 2022
Pemerintahan

Gubernur Jatim Dampingi Pengasuh Ponpes Resmikan Pembukaan Mubes Iksass ke- 10 di Situbondo

profile
Sarwo

10 Juni 2022 09:26

322 dilihat
Gubernur Jatim Dampingi Pengasuh Ponpes Resmikan Pembukaan Mubes Iksass ke- 10 di Situbondo
Khofifah Indar Parawansa dihadapan sejumlah wartawan. (Sarwo/Sjp)

SITUBONDO - Hadiri Mubes (Musyawarah Besar) Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Sukorejo, Situbondo, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dampingi KHR Ahmad Azaim Ibrahimy meresmikan pembukaan Mubes Iksass yang ke-10.

Mubes ke-10 IKSASS Tahun 2022 yang dilaksanakan pada Kamis (9/6/2022) di Ponpes Salafiyah Syafi,'iyah Ibrahimy, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Situbondo itu, dibuka secara resmi oleh KHR Ahmad Azaim didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Selain dihadiri KHR Ahmad Azaim Ibrahimy  pengasuh ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo bersama Gubernur Jatim, turut hadir juga Bupati Bondowoso KH Syalwa Arifin, Wabup Situbondo Nyai Hj Khoironi, anggota Forkopimda Situbondo, Danpomdam V/Brawijaya Kolonel CPM M Sawi dan juga dihadiri ribuan alumni Ponpes Sukorejo, Situbondo, yang tersebar dari sejumlah daerah di Indonesia.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo merupakan salah satu epicentrum ponpes digital di tanah air.

Sementara itu dari data dunia pada tahun 2030, Indonesia akan masuk tujuh besar dunia, untuk itu kedepan pesantren harus menata kekuatan secara ekonomi. Ini akan sukses jika ditopang, dan didukung oleh pengusaha Iksass yang kini sudah mulai masuk di jajaran pengusaha dunia.

“Selain itu, Indonesia juga akan masuk nomor 4 dunia di tingkat kemajuan ekonomi, maka letak pesantren harus mulai ikut masuk melalui digital UMKM,” ujar Gubernur Jatim.

Khofifah juga menegaskan, jika pertumbuhan UMKM di Jatim kini sudah tembus diangka 57 persen dan itu akan di topang salah satunya oleh ekonomi digital di UMKM yang posisinya sangat strategis.

“Ini sangat penting. Misalnya kita melihat Shopie. Kita harus bisa melihat cara motret dan cara memasarkan barangnya. Nah dari itu, Iksass bisa belajar tentang tata cara memasarkan dan bisa masuk dalam jaringan Shopie di dunia. Ini bisa menjadi bagian materi MUBES IKSASS kali ini,” bebernya.

Khofifah menambahkan, ekonomi di negeri Islam dunia dan melihat posisi ekonomi pesantren harus bisa membangun penguatan kesejahteraan masyarakat melalui santri dan alumninya.

“Mubes IKSASS ini bukan hanya untuk santri semata tetapi juga menjadi penguatan bagi lembaga didunia dan menjadi penyangga bagi perguruan tinggi (PT),” pungkasnya.

Zeiniye selaku Ketua panitia Mubes IKSASS ke-X mengatakan, kegiatan mubes akan berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh IKSASS nusantara serta para nyai dan keluarga besar ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, tokoh Nusantara, pengurus rayon dan sub rayon, dan alumni serta mahasiswa yang lain.

Oleh karena itu, pihaknya meminta semua peserta untuk mengikuti mubes hingga berakhir pada 11 Juni.

”Ini Mubes bukan hanya merupakan sarana regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi sarana konsolidasi,”katanya.

Menurutnya, pelaksanaan mubes harus berjalan hikmat guna meneguhkan persaudaraan dan menuju kejayaan santri. Untuk itu, pihaknya meminta Iksass harus menguatkan tekat serta menguatkan dasar potensi Iksass.

“Nanti siapa pun yang terpilih harus hikmat organisasi serta menjadi mata hati ponpes Salafiyah Syafi’iyah serta bangsa dan negara.

“Mari kita tanamkan semangat ini dan saya ucapkan trima kasih atas partisipasi yang luar biasa. Mari kita sukseskan dengan sambungan rohani dan dengan niatan kita untuk mendapatkan barokah dari para muassis ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo,” tutupnya.

Editor : Syahrul 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Gubernur Jatim Dampingi Pengasuh Ponpes Resmikan Pembukaan Mubes Iksass ke- 10 di Situbondo

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT