Senin, 28 November 2022
Pemerintahan

HSN 2022, Bupati Malang HM Sanusi Jadi Irup

profile
Senopati

24 Oktober 2022 10:17

641 dilihat
HSN 2022, Bupati Malang HM Sanusi Jadi Irup
Bupati Malang H.M Sanusi saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional tahun 2022 di Pondok Pesantren Modern Al Rifaie Gondanglegi kabupaten Malang. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2022 dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Malang dengan mengadakan upacara.

Bertugas sebagai inspektur upacara, Bupati Malang, HM Sanusi, berlokasikan di halaman Pondok Pesantren Modern Al-Rifaie Kecamatan Gondanglegi, Sabtu 22 Oktober 2022 lalu.

Membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Sanusi menyampaikan bahwa, Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. 

Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahunnya selalu rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda.

Untuk tahun 2022 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan.

“Dengan Tema 'Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan' adalah bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara,” kata Sanusi.

Saat dulu Indonesia masih dijajah, para santri turun ke medan laga, berperang melawan penjajah menggunakan senjata bambu runcing yang terlebih dahulu didoakan Kiai Subchi Parakan Temanggung, mereka tidak gentar melawan musuh.

Di Surabaya, Resolusi Jihad yang digelorakan Kiai Hasyim Asy'ari membakar semangat pemuda-pemuda Surabaya melawan Belanda. 

Di Semarang, ketika pecah pertempuran lima hari di Semarang, para santri juga turut berada di garda depan perjuangan.

Di tempat lainnya sama. Santri selalu terlibat aktif dalam peperangan melawan penjajah.
merdeka, santri juga tidak absen. KH. Wahid Hasyim, ayah KH Abdurrahman Wahid, adalah salah satu santri yang terlibat secara aktif dalam pemerintahan di awal-awal kemerdekaan. 

Bersama santri-santri, dan tokoh-tokoh agama lainnya turut memperjuangkan kemaslahatan umat agama-agama di Indonesia,” jelas Bupati Malang 

Pasca kemerdekaan Indonesia, santri lebih semangat lagi memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Mereka tidak asyik dengan dirinya sendiri, tetapi terlibat secara aktif di dunia perpolitikan, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan, selain juga agama. 

Hal ini menunjukkan bahwa santri dengan segala kemampuannya bisa menjadi apa saja. Sehingga mengasosiasikan santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja tidaklah tepat.

Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan mereka menjadi pemimpin negara.

“Meski bisa menjadi apa saja, santri tidak melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama itu sendiri. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya. Bagi santri, agama adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Santri juga senantiasa berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama. Apalagi di tengah kehidupan Indonesia yang sangat majemuk. Bagi santri, menjaga martabat kemanusiaan juga berarti menjaga Indonesia,” ucap Bupati Malang 

Peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik kita semua, milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan. 

"Karena itu, saya mengajak semua masyarakat Indonesia, apapun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia," beber Bupati Malang melanjutkan sambutan Menteri Agama RI.

Dengan peringatan HSN ini Pemerintah mengajak untuk selalu m ndoakan para pahlawan yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI ini 

“Melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2022 ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Amin. Saya selaku Menteri Agama patut menyampaikan terima kasih juga kepada seluruh elemen masyarakat dari Sabang sampai Merauke yang hari ini sedang bersuka cita merayakan Peringatan Hari Santri 2022,” pungkas pria yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini  

Peringatan HSN 2022 ini juga dihadiri, Sekertaris Daerah Kabupaten Malang  Wahyu Hidayat dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua PCNU, Baznas dan pengurus dan keluarga besar Pondok Pesantren Modern Al-Rifaie Gondanglegi. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Malang juga menyerahkan Surat Izin Operasional Pondok Pesantren dari Kementrian Agama RI serta bantuan beasiswa para santri dari Basnas Kabupaten Malang. (Seno)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

HSN 2022, Bupati Malang HM Sanusi Jadi Irup

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT