Jumat, 08 Juli 2022
Pemerintahan

Jembatan Pelangi Srigonco Dongkrak Siklus Pariwisata dan Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Malang

profile
Senopati

10 April 2022 21:32

721 dilihat
Jembatan Pelangi Srigonco Dongkrak Siklus Pariwisata dan Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Malang
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Malang beserta seluruh undangan melihat dari dekat Jembatan Pelangi Srigonco. (suarajatimpost)

KABUPATEN MALANG – Jembatan Pelangi Srigonco yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa pada Kamis, 7 April 2022 lalu, dianggap mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan pariwisata.

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan adanya jembatan tersebut berpengaruh positif pada masyarakate sekitar dan berdampak positif pada iklim pariwisata di Kabupaten Malang.

"Khususnya wisatawan yang ingin mengunjungi lokasi wisata pantai selatan dengan cepat dan nyaman dalam perjalanan," katanya.

Dengan adanya pembangunan jembatan pelangi ini, lanjut Sanusi, bisa kembali menggairahkan iklim pariwisata di Kabupaten Malang.

"Jadi akses menuju Malang Selatan semakin mudah. Arus transportasi wisatawan lebih mudah dan lebih cepat. Hal tersebut dapat mendongkrak perekonomian di Malang Selatan," kata Abah Sanusi.

Politikus PDI Perjuangan ini mengharapkan jembatan pelangi ini bisa membawa keberkahan bagi masyarakat yang ingin melakukan wisata di kawasan Malang Selatan.

"Kehadiran Jembatan Pelangi ini, diyakini akan memberikan dampak perekonomian masyarakat Malang Selatan yang selama ini tingkat kemiskinan masih tinggi," ungkapnya.

Oleh karenanya, masih kata Sanusi, koneksitas antara Malang Raya dan Malang Selatan bisa mempercepat dan mendukung arus informasi serta ekonomi bagi masyarakat.

"Jika nanti semua terkoneksi akan memberikan dampak terhadap perekonomian dan membuka akses antara Malang Raya dan Malang Selatan," jelas dia.

Terlebih ada banyak lokasi wisata yang tebentang sepanjang 130 km di kawasan JLS, Sanusi meyakini bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Jembatan Pelangi menuturkan, bahwa JLS yang merupakan salah satu program strategis nasional memang harus didukung dengan pembangunan infrastruktur lain di sekitarnya. Salah satunya Jembatan Pelangi tersebut. 

"Terlebih sebagai konektivitas menuju Malang Selatan. Konektivitas menjadi bagian yang sangat penting," ungkap Khofifah.

Ditambahkan tokoh perempuan Jatim ini, Kabupaten Malang sudah tidak ada lagi desa tertinggal di tahun 2021. Namun tetap harus didorong betul pada beberapa hal untuk kemajuannya.

Perempuan yang pernah menjabat Menteri Sosial di era Presiden Jokowi ini memaparkan, berdasarkan pemetaan Kemen PUPR, konektivitas ke JLS merupakan salah satu yang memliki posibilitas paling tinggi.

"Sebagai pendukungnya, akses jalan dari Gondanglegi menuju Bantur akan dinaikkan statusnya menjadi Jalan Nasional," urai dia.

"Maka, sekarang kalau proses pembebasan lahan tahun ini oleh Pemkab Malang, Insyaallah sudah bisa dilakukan tahun ini, cepat kita koordinasi untuk keputusan final," tandas Khofifah.

Sebagai informasi, jembatan Pelangi yang terletak di Desa Srigonco Kecamatan Bantur ini memiliki panjang sekitar 120 meter, dan lebarnya mencapai 7 meter ini dibangun sejak 2017 silam.

Proses pembangunan jembatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 24,7 miliar dari dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) dan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (nes)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Jembatan Pelangi Srigonco Dongkrak Siklus Pariwisata dan Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Malang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT