Rabu, 17 Agustus 2022
Pemerintahan

KAI Daop 9 Kampanye Anti Pelecehan Seksual

profile
Ikhwan

29 Juni 2022 19:43

418 dilihat
KAI Daop 9 Kampanye Anti Pelecehan Seksual
Kampanye anti pelecehan seksual. (SJP)

BANYUWANGI - PT KAI Daop 9 Jember mengkampanyekan aksi anti pelecehan seksual di stasiun maupun di atas kereta api.

Kampanye yang digelar Rabu (29/6/2022), menggandeng Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi, dan komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans) Banyuwangi.

Vice President PT. KAI (Persero) Daop 9 Jember Broer Rizal mengatakan, kampanye dilakukan serentak di 14 stasiun wilayah kerja KAI, salah satunya di Stasiun Banyuwangi Kota. 

Kampanye stop pelecehan seksual dilakukan dengan cara memberikan imbauan melalui pengeras suara serta menyampaikan pesan melalui spanduk, poster, pamflet, dan stiker.

Tujuan kampaye ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi umum, khususnya kereta api. 

"Kampanye ini penting untuk mengajak kepada masyarakat supaya ketika menggunakan layanan KAI tetap saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan. Sehingga dapat terwujud transportasi kereta api yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan," ujar Broer.

Dikatakan Broer, hingga saat ini di wilayah Daop 9 Jember belum ada laporan maupun temuan soal pelecehan seksual baik di stasiun maupun di atas kereta api.

"Kalau sampai terjadi dan diketahui itu dilakukan penumpang kereta api dan dilakukan di atas perjalanan kereta api, kami akan blacklist sebagai bentuk sanksi moril kepada pelaku, dan melaporkan perbuatan ke pihak berwajib. Selanjutnya yang bersangkutan tidak boleh naik kereta api seumur hidup," tegasnya.

Selama periode 2021 hingga Juni 2022, KAI telah melakukan 25 kali kegiatan sosialisasi anti tindakan kekerasan dan pelecehan seksual di stasiun-stasiun berbagai kota diantaranya di Stasiun Banyuwangi Kota bersama Komunitas Pecinta Kereta. KAI akan terus melakukan sosialisasi lebih lanjut agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi terkait menjaga kesopanan di transportasi kereta api.

Broer menambahkan, petugas KAI baik di stasiun maupun di atas kereta api akan terus bersiaga jika terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Meski demikian, KAI juga tetap meminta pelanggan agar tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan kekerasan dan pelecehan seksual.

"Melalui kampanye serentak Cegah Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Transportasi Publik ini, kita mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang menyenangkan bagi pelanggan saat bepergian jarak pendek ataupun jarak jauh," pungkasnya. 

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

KAI Daop 9 Kampanye Anti Pelecehan Seksual

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT