Selasa, 27 September 2022
Pemerintahan

Wabup Malang Himbau Pemdes Waspadai Keberadaan Lembaga dan Warga Asing

profile
Senopati

12 Agustus 2022 11:13

365 dilihat
Wabup Malang Himbau Pemdes Waspadai Keberadaan Lembaga dan Warga Asing
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot SubrotoΒ 

KABUPATEN MALANG - Untuk menjaga stabilitas dan keamanan negara dari pihak luar diperlukan kesaradan masyarakat menjaga dan memantau keberadaan lembaga atau warga asing di daerahnya terutama Pemerintahan desa untuk selalu mewaspadai keberadaan warga asing, hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto usai sosialisasi pemantauan lembaga atau orang asing di Kecamatan Wagir.

Kegiatan sosialisasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Malang bersama Kantor Imigrasi Malang ini ditujukan untuk memberikan tambahan wawasan bagi masyarakat dengan mengundang para kepala desa, serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama dan karang taruna se Kecamatan Wagir.

Pemkab Malang meminta warga masyarakat dan pemerintah desa turut mementau dan mewaspadai keberadaan orang dan lembaga asing di masing-masing wilayahnya

"Untuk itu kami berharap warga masyarakat dan pemerintahan desa saling memberikan informasi apabila ada lembaga atau orang asing di daerahnya," kata Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, Kamis (11/8/2022).

Keberadaan orang asing atau lembaga perlu diwaspadai sebab mereka akan membawa faham dan ajaran yang mungkin tidak sesuai dengan tradisi kebudayaan.

"Kenapa harus diwaspadai keberadaan, karena kita tidak tahu warga asing kemungkinan membawa faham-faham yang sifatnya radikalisme yang tentunya bisa membawa keresahan, perpecahan dan disabilitas daerah sehingga perlu diwaspadai juga terkait dan dapat informasi terkomunikasikan di tingkat desa hingga yang terbawah,. Maka kita wajib bersama memantau dan waspada terhadap keberadaan orang dan lembaga asing," tegas Didik Gatot Subroto.

Keberadaan orang asing, lanjut Didik, bisa menambah pendapatan negara, utamanya sektor pajak. Perihal pergerakan manusia semua dipantau oleh seluruh negara dan warganya memiliki kwajiban yang sama agar sebaran orang asing terpantau. Karena itu, Camat dan Kades bersama TNI-Polri di masing-masing wilayah bersama masyarakat juga diharapkan ikut serta dalam pemantauan. Serta, mengajak bergerak bersama-sama bukan karena curiga, namun waspada orang asing yang ada di wilayah terdekat dan sekitarnya.

''Visa dengan jenis Visa kerja dan wisata orang asing memiliki sisi kwajiban dan pajak bagi negara sehingga tidak bisa dipisahkan. Kecamatan Wagir dipilih sebagai tempat sosialisasi ini karena potensi wilayah industri dan salah satu penyangga berbatasan dengan perkotaan. Wagir juga memiliki wilayah yang sejuk, toleransinya tinggi sehingga hal itu kemungkinan juga menjadi pertimbangan warga asing tinggal di Wagir," imbuh Wabup Malang.

Wabup Malang berpesan agar tamu atau orang asing terkadang juga datang dengan memiliki ideologi khas masing-masing. Bahkan, ideologi ini masuk dalam program yang sedang diperangi Negara karena bertentangan dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945, seperti ideologi radikalisme. 

Pemkab Malang dalam sektor investasi membuka seluas-luasnya di Kabupaten Malang dengan harapan perusahaan itu nantinya mampu membuka peluang hadirnya lowongan kerja. Langkah ini sekaligus menjalankan Intruksi Presiden dalam upaya pemulihan ekonomi nasional salah satunya dengan 'Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia Dapat Mendorong Peningkatan Usaha Para Pelaku UMKM'.

''Pemulihan ekonomi baik di bidang Industri, Pariwisata dan Perhubungan. Negara wajib mengawasi dan memantau setiap orang asing yang masuk ke wilayah NKRI. Selain itu, utamakan membeli produk-produk dalam negeri di setiap kita membelanjakan dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan agar sekaligus mendukung produk dalam negeri," tutup Wabup Malang.

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Wabup Malang Himbau Pemdes Waspadai Keberadaan Lembaga dan Warga Asing

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT