Kamis, 11 Agustus 2022
Pemerintahan

Makna Wayang Kulit di Hati Wakil Bupati Banyuwangi

profile
Ikhwan

25 Juni 2022 20:02

410 dilihat
Makna Wayang Kulit di Hati Wakil Bupati Banyuwangi
Pagelaran wayang kulit di Kabupaten Banyuwangi. (SJP)

BANYUWANGI - Wayang kulit nampaknya memiliki tempat istimewa di hati Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah. 

Sebagai masyarakat yang memiliki kultur 'Mataraman' pria yang karib di sapa Pakde Sugirah ini mengakui bila langkah hidupnya sedikit banyak mengambil dari filosofi tokoh pewayangan. 

Sugirah mengatakan, wayang kulit merupakan kesenian yang memberikan banyak pengajaran tentang kebaikan. Sehingga warisan budaya ini perlu dijaga kelestariannya.

"Karena ini warisan budaya seni yang adiluhung. Keberadaannya harus dilestarikan selamanya," pinta Sugirah.

Sugirah menyebut tokoh pewayangan yang menjadi favoritnya adalah Ki Semar Bodronoyo. 

Tokoh utama dalam punakawan di pewayangan Jawa ini, dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat yang menjunjung nilai kebenaran dan keadilan.

"Dewa yang menyamar menjadi orang jelek tapi dibalik itu memberikan petuah kebenaran kepada para Pandawa," kesan Sugirah.

Dalam agenda Bersih Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi dihelat pagelaran Wayang Kulit dalang Ki Yuwono Lebdo Carito. Salah satu dalang kawakan di Bumi Blambangan.

Sugirah yang saat itu hadir, pun nampak antusias menyaksikannya. Ia bahkan rela menonton hingga semalam suntuk, Jumat 24 Juni 2022.

Lakon Baratayuda yang dimainkan dalam pentas seni itu, menceritakan kisah perang besar antara keluarga Pandawa melawan Kurawa. 

"Banyak filosofis yang bisa diambil. Terutama dari lakon Baratayuda ini adalah menghilangkan kejahatan dan menenggelamkan kemungkaran," tutur Sugirah.

Atas kecintaan pada wayang kulit, Sugirah mengaku, termasuk salah satu orang yang bertanggung jawab melestarikan budaya bangsa ini.

"Lebih-lebih pesan Bapak Proklamator sebelum meninggal, ada tri sakti Bung Karno. Pertama berdaulat dalam politik, kedua berdikari dalam ekonomi, ketiga berkepribadian dalam kebudayaan," pungkas Sugirah. 

Dalam pagelaran wayang kulit itu dihadiri Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara, Komunitas Sadar Hukum Nanang Slamet, dimeriahkan top musisi dan artis kebanggaan Banyuwangi, serta stakeholder lainnya. (*)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Makna Wayang Kulit di Hati Wakil Bupati Banyuwangi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT