Senin, 28 November 2022
Pemerintahan

PA Banyuwangi Damaikan Sengketa Warisan antara Ibu Kandung dengan Anaknya

profile
Ikhwan

26 Oktober 2022 23:15

549 dilihat
PA Banyuwangi Damaikan Sengketa Warisan antara Ibu Kandung dengan Anaknya
Panitera Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi, Subandi, menyerahkan objek harta warisan kepada masing-masing pihak. Baik ibu kandung dan ketiga anaknya. (SJP)

BANYUWANGI - Pengadilan Agama Banyuwangi berhasil mendamaikan perkara sengketa harta gono-gini antara ibu dengan 3 anaknya.

Perkara berhasil diredam, usai PA Banyuwangi memberikan bagian secara adil sesuai hukum yang berlaku kepada pihak bersangkutan.

Panitera PA Banyuwangi, Subandi mengatakan sengketa terjadi antara ibu kandung Heni Hikmatini Dahlan (58) menggugat tiga anaknya Nining (41), Nanang (37) dan Nunung (36).

Mereka merupakan warga Dusun Rejeng, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Kasus itu awalnya dipicu saling ingin menguasai harta warisan yang ditinggalkan mendiang Mishadi, suami Heni dan ayah tiga anak itu.

Kasus harta gono-gini tersebut hampir berjalan 1 tahun. Persidangan kurang lebih sudah berlangsung selama 20 kali. Perkara itu akhirnya sampai pada tahap eksekusi.

Alhasil, Jurusita PA Banyuwangi selaku eksekutor turun ke lokasi Sengketa, pada Rabu (26/10/2022).

Agenda sidang di Kantor Desa Parangharjo itu, kedua belah pihak baik Heni dan ketiga anaknya sepakat berdamai.

"Baik ibu kandung dan ketiga anaknya telah menerima keputusan pengadilan. Mereka pun sepakat berdamai usai dilakukan mediasi," kata Subandi.

Subandi menyebut, total ada 18 objek sengketa harta gono-gini yang ditinggalkan almarhum Mishadi. Belasan objek tersebut berada di dua titik. Masing-masing Desa Parangharjo dan Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon.

"17 objek berupa aset tidak bergerak seperti lahan pertanian, tanah diatasnya berdiri bangunan rumah, hingga pekarangan. Sementara satu lagi merupakan aset bergerak ada mobil, sepeda motor, traktor dan lainnya," sebutnya.

Setelah Subandi membacakan hasil putusan pembagian harta warisan kepada Heni selaku pemohon eksekusi dan tiga anak kandungnya sebagai termohon eksekusi. 

Jurusita PA Banyuwangi kemudian meninjau masing-masing aset kepemilikan. Subandi bersama tim eksekusi langsung memberikan bagian secara adil sesuai hukum yang berlaku kepada pihak bersangkutan.

"Masing-masing pihak sudah mendapatkan hak bagian, baik pemohon eksekusi yakni Heni dan termohon eksekusi adalah ketiga anak kandungnya," tegasnya.

Dalam eksekusi itu, turut hadir Heni dan anak kandungnya beserta penasihat hukum masing-masing, juga disaksikan Kepala Desa Parangharjo dan Sumberbulu, serta kepala dusun setempat.

Sedangkan ibu kandung dan ketiga anaknya mengaku telah menerima pembagian hasil putusan PA Banyuwangi. "Dengan putusan tadi kami sudah menerima," ucap Heni dan Nining. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

PA Banyuwangi Damaikan Sengketa Warisan antara Ibu Kandung dengan Anaknya

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT