Rabu, 17 Agustus 2022
Pemerintahan

Pembahasan Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah Sudah Difinalisasi oleh DPRD Banyuwangi

profile
Ikhwan

21 Juli 2022 22:14

477 dilihat
Pembahasan Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah Sudah Difinalisasi oleh DPRD Banyuwangi
Ketua Gabungan Komisi I dan Komisi III pembahasan raperda pengelolaan keuangan daerah DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari (istimewa)

BANYUWANGI - Rancangan peraturan daerah (Raperda) Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (PPKD) di Banyuwangi sudah memasuki finalisasi.

Pembahasan akhir itu dilakukan oleh DPRD Kabupaten Banyuwangi melalui gabungan Komisi I dan Komisi III, Kamis (21/7/2022).

Ketua Gabungan Komisi I dan Komisi III, Emi Wahyuni ​​Dwi Lestari mengatakan kehadiran Reperda itu bertujuan untuk menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat.

Serta, taat pada peraturan peraturan perundang-undangan, tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, serta diharapkan akan meningkatkan kinerja dan perbaikan kualitas pengelolaan APBD.

Raperda PPKD sudah difinalisasi. Langkah selanjutnya adalah pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif gun melakukan perubahan judul dari semula Raperda PPKD diubah menjadi Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah.

"Judul Raperda berubah menjadi Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah, kalimat Pokok-Pokok dihapus ," ucap Sri Wahyuni ​​Dwi Lestari, Kamis (21/07/2022).

Secara substansi Raperda ini merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah atas pemberlakuan reformasi keuangan daerah yang diimplementasikan dalam Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan daerah.

"Pemerintah daerah perlu beradaptasi dalam mengikuti perubahan tata kelola keuangan daerah dan setiap daerah diharapkan segera membuat peraturan daerah tentang pengelolaan keuangan daerah," ujarnya.

Perubahan yang sangat signifikan yaitu pada postur APBD, khususnya pada akun belanja daerah. dimana sebelumnya belanja daerah terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Sedangkan saat ini diklasifikasikan menjadi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak terduga dan Belanja Transfer.

Selain perubahan tersebut, para pemangku jabatan terkait dengan pelaksanaan pengelolaan daerah juga mengalami perubahan khususnya pengaturan lebih rinci tentang otoritas, tugas pokok dan fungsi setiap pejabat dalam organisasi perangkat daerah, hingga optimalisasi bagi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

"Perubahan komposisi terhadap postur APBD yang dimaksud tentu disinkronkan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan," kata dia.

Setelah finalisasi, Raperda tentang pengelolaan keuangan daerah ini akan dikirim ke Kanwil KemenkumHAM Provinsi Jawa Timur untuk proses Harmonisasi, Pembulatan dan pemantapan konsepsi raperda. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pembahasan Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah Sudah Difinalisasi oleh DPRD Banyuwangi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT