Senin, 28 November 2022
Pemerintahan

Pembangunan Tambak Ilegal Tetap Dilakukan, Pemkab Jember Di Pecundangi Pengusaha

profile
Rochul

29 September 2022 12:13

319 dilihat
Pembangunan Tambak Ilegal Tetap Dilakukan, Pemkab Jember Di Pecundangi Pengusaha
Tim Divisi Penindakan Pihak Satpol PP Kecamatan Gumukmas Saat dilokasi Tambak Milik SMK Perikanan dan Kelautan Puger.

JEMBER - Lagi dan lagi Tim penertiban aset pemkab Jember di pecundangi para petambak liar yang berada di kawasan Desa Kepanjen, kecamatan Gumukmas, tepatnya di tanah milik negara,(TN) yang berada di kawasan sempadan pantai Njeni hingga nyamplong kobong.

Bagaimana tidak, Pihak Tim yang menerjunkan tim Penindakan dari Satpol PP kecamatan Gumukmas lagi lagi menemukan pelanggaran yaitu para pengembang masih melakukan pembangunan meski tanpa kantongi izin yang jelas tentang regulasi dalam hal mendirikan sebuah tambak udang Vaname.

Hal itu dibuktikan dengan kegiatan patroli wilayah tambak yang dilakukan pada Rabu,(28/9) sore kemarin.

Lagi lagi Tim temukan masih adanya pembangunan, padahal plakat sebanyak 20 buah dipasang jelas di area tambak, hal tersebut ditemukan lagi.

Merasa dibuat kucing kucingan oleh para petambak liar, salah satunya pembangunan tambak milik SMK Perikanan dan kelautan Puger.


Himbauan dan teguran juga sempat dilakukan oleh pihak satpol PP beberapa waktu lalu untuk menghentikan sementara dan di arahkan untuk mengurus surat yang jelas ke Tim aset pemkab Jember, namun hal tersebut sengaja tidak digubris dan pembangunan tetap dilanjutkan.

Menyikapi hal tersebut, Camat Gumukmas Nino Eka Putra saat dikonfirmasi perihal pembangunan tambak yang tidak mengubris himbauan itupun menyampaikan.

"Sejauh ini mereka mengindahkan himbauan pemkab Jember, dan kami lakukan teguran secara lisan, kami juga langsung melaporkan hal tersebut kepada Tim aset pemkab Jember," Kata Nino, Kamis,(29/9/2022).

Ditanya lebih lanjut berapa titik pembanguan yang berada dikawasan tersebut, Camat Gumukmas juga menjelaskan ada 19 titik yang menurut data yang ia kantongi saat ini dan salah satunya yaitu SMK Kelautan dan perikanan yang sudah di tegur lisan 2 kali oleh satpol PP.

"Ada 19 titik, dan kami akan rutin melaporkan kegiatan sekecil apapun diarea kawasan tersebut, dan himbauan lisan sudah 2 kali kita lakukan, dan selanjutnya kita serahkan ke TIM aset untuk tindak lanjut" singkatnya.

Sementara dengan kegiatan yang dilakukan pihak kecamatan Gumukmas dengan menerjunkan tim Penindakan tersebut untuk menghentikan pembangunan secara lisan, salah satu pemilik usaha tambak milik SMK kelautan perikanan Puger melalui pesan singkat atau pun via phone melalui kepala sekolah bernama Kunjcoro Basuki tidak mengubris saat dikonfirmasi insan media.(Lum)

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pembangunan Tambak Ilegal Tetap Dilakukan, Pemkab Jember Di Pecundangi Pengusaha

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT