Rabu, 07 Desember 2022
Pemerintahan

F-PDIP Harap Pemkab Lumajang Berikan Aksi Nyata Untuk Masyarakat, Sesuai Anggaran Yang Ditetapkan

profile
Achmad

19 September 2022 18:02

470 dilihat
F-PDIP Harap Pemkab Lumajang Berikan Aksi Nyata Untuk Masyarakat, Sesuai Anggaran Yang Ditetapkan
Bukasan saat ditemui awak media

LUMAJANG - Sebelumnya sempat disampaikan, adanya persetujuan atas Raperda Perubahan APBD Kabupaten Lumajang tahun anggaran 2022, namun kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Bukasan.

Menurutnya, masih ada beberapa hal pemantapan yang menjadi bahasan, seperti Fraksi PDI Perjuangan kembali menekankan kepada Pemerintah Daerah terkait jawaban terhadap Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Lumajang  hanya normatif semata, tidak benar-benar direalisasikan di lapangan. 

"Kami fraksi PDI Pejuangan mewakili kawan-kawan, mengingatkan kembali, realisasi dan aksi nyata dari Pemerintah Daerah, merupakan hal yang sangat diharapkan dan benar-benar dapat membantu masyarakat Kabupaten Lumajang," katanya kepada awak media ini, Senin (19/9/2022).

Terkait Pupuk Phonska dan Urea, kata Bukasan, pihaknya menemukan stoknya dibeberapa tempat sudah mulai habis, sedangkan petani saat ini masih memulai tanam. Benang merahnya adalah jika pupuk menjadi langka, bagaimana petani mau memupuk, sedangkan kalau petani membeli pupuk non subsidi untuk tanaman padi, tidaklah sebanding dengan harga jual gabah. 

"Kami meminta dengan tegas agar Pemerintah Daerah dapat dengan segera menemukan solusi terkait dengan permasalahan tersebut," paparnya.

Adanya penertiban terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL), Bukasan setuju saja, asal Pemerintah Daerah dapat memberikan solusi yang terbaik misalnya dengan memberikan kepastian hukum terhadap para PKL. Jangan sampai dengan adanya penertiban PKL tersebut, malah memunculkan masalah-masalah yang lain.

Di era saat ini dimana ketahui bersama perkembangan dunia sangatlah cepat dan pesat, utamanya di bidang teknologi. Menurut politisi PDI Perjuangan ini,  menekankan kepada Pemerintah Daerah perlu menyikapi hal tersebut dengan bijak, salah satunya yang mungkin bisa segera dikembangkan penggunaan aplikasi untuk menampung data-data. 

"Penggunaan aplikasi, dirasa, dapat mempercepat kerja dan membuat pekerjaan menjadi efisien. Selain itu dengan semakin maraknya pembobolan data-data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab akhir-akhir ini, dan  meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mulai memikirkan bagaimana mengantisipasi hal tersebut," tambahnya.

Fraksi PDI Perjuangan ingin memperioritaskan terhadap kerusakan jalan, utamanya jalan dari Candipuro menuju Penanggal dan jalan ke arah Sumbermujur yang mana perlu perbaikan segera sekaligus pelebaran, mengingat di area tersebut terdapat objek wisata hutan bambu dan pemandian alam. Maka dari itu kami mohon atensi dari Pemerintah Daerah untuk dapat segera melakukan perbaikan serta pelebaran akses jalan tersebut. 

"Yang menjadi prioritas utama adalah jalan dari Tempeh menuju Kertosari, mengingat jalan tersebut terjadi kerusakan yang sangat parah. Utamanya dari perbatasan desa Gesang menuju Kertosari," ungkapnya lagi.

Belum lagi, Bukasan menyikapi adanya temuan kekurangan siswa di dalam lembaga pendidikan (sekolah), sebab fraksi PDI Perjuangan beranggapan hal tersebut dikarenakan kurangnya kedekatan emosional serta komunikasi yang intens antara guru (pihak sekolah) dengan masyarakat serta dengan lembaga pendidikan tingkat dibawahnya. 

"Sebagai Kepada Dinas kurang proaktif, terkait untuk memperhatikan peningkatan sarana dan prasarana lembaga yang lebih stabil. Juga adanya pengetatan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), maka dari itu kami merasa pengawasan terkait PPDB tersebut perlu untuk ditingkatkan, jangan sampai melebihi kuota yang sudah ditetapkan," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang hendaknya lebih serius lagi dalam memperhatikan ketersediaan guru yang semakin minim. Dikarenakan dari hasil pantauan fraksi PDI Perjuangan selama ini, Pemerintah Kabupaten terkesan lamban menyikapi, serta memperhatikan perkembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Lumajang.

Keberadaan pendidikan di Kabupaten Lumajang sarat dengan problematika, baik dari ketersediaan tenaga pendidiknya yang semakin berkurang, sarana prasarananya yang kurang memadai, bahkan jumlah siswanya di setiap sekolah yang selalu berkurang karena menjamurnya sekolahan swasta yang tidak ada batasan menerima siswa baru walau melebihi pagu Rombel, serta masih banyak hal lainnya lagi yang menjadi masalah dalam sektor pendidikan di Kabupaten Lumajang. 

"Permasalahan ini menjadi masalah klasik yang tidak  pernah kunjung terselesaikan, maka dari itu, Fraksi PDI Perjuangan meminta kepada Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," pungkasnya.

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

F-PDIP Harap Pemkab Lumajang Berikan Aksi Nyata Untuk Masyarakat, Sesuai Anggaran Yang Ditetapkan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT