Senin, 28 November 2022
Pemerintahan

Pemkab Banyuwangi Anggarkan Rp 22 Miliar untuk Tanggulangi Dampak Inflasi 

profile
Ikhwan

04 Oktober 2022 05:28

547 dilihat
Pemkab Banyuwangi Anggarkan Rp 22 Miliar untuk Tanggulangi Dampak Inflasi 
Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Mujiono. (SJP)

BANYUWANGI - Pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2022, Pemkab Banyuwangi mengalokasikan dana Rp 22 miliar untuk menanggulangi dampak inflasi. 

Penganggaran itu sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 134/PMK.07/2022.  

Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Mujiono mengatakan aturan tersebut memerintahkan agar pemerintah daerah menyalurkan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk bantuan sosial dampak inflasi tahun 2022.  

"Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp 22 miliar untuk penanganan dampak inflasi," ucap Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Mujiono, Senin 3 Oktober 2022 kemarin.

Muji menyebut, anggaran puluhan miliar itu akan dialokasikan untuk bantuan sosial, penciptaan lapangan pekerjaan, subsidi sektor transportasi dan program perlindungan sosial lainnya. 

"Sementara ini Pemkab Banyuwangi sudah merealisasikan bantuan sosial penanggulangan inflasi daerah ini sekitar 20 persen," bebernya. 

Pemkab Banyuwangi juga menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 20 miliar untuk menangani dampak inflasi. 

"BTT kita sebesar Rp. 20 miliar, dan baru terpakai Rp 3 miliar," imbuhnya. 

Mujiono berharap, anggaran yang disiapkan pemerintah dapat dioptimalkan  dan meminimalisir dampak inflasi. 

"Kita melibatkan Kejaksaan dalam melakukan pendampingan dan pengawasan penyaluran bantuan sosial penanggulangan inflasi," tandasnya. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pemkab Banyuwangi Anggarkan Rp 22 Miliar untuk Tanggulangi Dampak Inflasi 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT