Kamis, 11 Agustus 2022
Pemerintahan

Pemkab Banyuwangi Imbau Pendistribusian Daging Kurban Gunakan Kantong Ramah Lingkungan

profile
Ikhwan

08 Juli 2022 18:27

519 dilihat
Pemkab Banyuwangi Imbau Pendistribusian Daging Kurban Gunakan Kantong Ramah Lingkungan
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani. (SJP)

BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkomitmen mengurangi populasi sampah plastik di wilayah setempat. 

Sebagai upayanya, di momen Idul Adha 1443 Hijiriah Banyuwangi mengeluarkan surat edaran yang salah satunya berisi imbaun untuk tidak menggunakan plastik dalam pendistribusian daging kurban.

Imbauan itu tercantum dalam Surat Edaran Bupati Banyuwangi nomor 510/997/429.104/2022 yang terbit pada 30 Juni 2022 lalu.

Edaran Bupati itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemprov Jatim. 

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani mengatakan plastik adalah model sampah yang sulit terurai dan butuh ribuan tahun untuk bisa hancur.

Populasinya yang tidak terkontrol justru akan berimbas buruk bagi lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat. 

"Sehingga edaran itu bertujuan sebagai upaya pencegahan, agar selama Idul Adha penggunaan sampah plastik dapat diminimalisir atau bahkan dihindari," kata Dwi Handayani, Jumat (8/7/2022).

Mengutip dari data Kementerian Pertanian tahun 2022, lanjut Dwi, jumlah konsumsi hewan kurban di Indonesia diperkirakan mencapai 1.814.403 ekor. Terdiri dari Kerbau, Sapi, Kambing dan Domba.

Untuk ukuran kerbau dan sapi rata-rata menghasilkan 150 paket kurban. Sementara untuk kambing dan domba bisa menghasilkan 15 hingga 20 paket kurban.

Bisa dibayangkan jika pendistribusian paket kurban itu seluruhnya menggunakan kantong plastik maka limbah yang dihasilkan pun sangat fantastis. Diperkirakan mencapai 124 juta lembar kantong plastik.

"Oleh sebab itu panitia kurban atau masyarakat diimbau menggunakan kantong ramah lingkungan, bisa berupa besek bambu, daun pisang atau daun jati," ujarnya.

"Bila tidak memungkinkan masyarakat bisa membawa wadah sendiri, bisa baskom atau yang lain. Yang penting bukan plastik sekali pakai," imbuhnya.

Dwi mengatakan populasi sampah di Banyuwangi per hari mencapai 1.245,36 ton. Hampir 45 persennya adalah plastik. 

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi saat ini tengah fokus untuk melakukan penanganan tepat pada sampah-sampah tersebut.

Lewat berbagai program unggulan yang tersedia diharapkan sampah di 'Kota Gandrung' dapat dikendalikan. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pemkab Banyuwangi Imbau Pendistribusian Daging Kurban Gunakan Kantong Ramah Lingkungan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT