Senin, 27 Juni 2022
Pemerintahan

Pemkab Malang Akan Saring Ulang Ribuan Tenaga Honorer

profile
Senopati

15 Juni 2022 18:57

451 dilihat
Pemkab Malang Akan Saring Ulang Ribuan Tenaga Honorer
Bupati Malang, H.M Sanusi saat ditemui awak media. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi diterbitkan.

PP tersebut meminta, agar instansi terkait memastikan skema kebijakan PPPK dapat diterima semua kalangan.

Salah satu instrumen kebijakan untuk penyelesaian tenaga honorer, nantinya akan berimbas pada tenaga honorer yang ada di Kabupaten Malang, yang akan disaring ulang untuk menjadi Pegawai PPPK.

Bupati Malang, H M Sanusi menerangkan, bahwa Pemkab Malang siap mengikuti aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat.

Terkait tata cara perengkrutan tenaga honorer yang nantinya disebut Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Nanti tergantung kemampuan daerah terkait tenaga honorer yang ada di Kabupaten Malang, nanti disaring ulang, kalau mempunyai kompentensi dan memnuhi persyaratan ya bisa masuk lagi," terang Abah Sanusi saat ditemui awak media di Pendopo Agung Pringgitan, Rabu (15/6/2022).

Bupati Malang melanjutkan, apabila nantinya tenaga honorer yang ikut saring ulang tidak memenuhi persyaratan yang telah diatur, Sanusi meminta para tenaga honorer yang tidak lolos harus legowo.

"Kalau tidak memenuhi syarat, mereka (tenaga kintrak/honorer) harus legowo, karena mereka pegawai kontrak, dan ini aturan nasional yang harus kita taati dan ikuti. Nantinya tenaga honorer akan dihapus semua trus mereka punya hak dan kewenangan untuk mengikuti kompentensi lagi," terang Abah Sanusi.

Pria yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang itu membeberkan, saat ini di Kabupaten Malang ada 11.200 tenaga yang tersebar di hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Semua tenaga honorer atau kontrak yang ada saat ini merupakan warisan atau peninggalan jaman dulu, dan selama satu tahun saya menjabat sebagai Bupati Malang sudah tidak menerina tenaga honorer lagi," beber Abah Sanusi.

Bupati Malang berharap dengan adanya seleksi ulang tenaga honorer menjadi pegawai PPPK itu nantinya mampu meningkatkan kinerja mereka, selain itu Pemkab Malang sudah mengusulkan pada Pemerintah Pusat bahwa gaji atau pendapatan dari pegawai PPPK itu bisa ikut dinomenklaturnya Pegawai Negeri Sipil.

"Kami sudah mengusulkan dan bersurat pada Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi agar supaya gaji atau pendapatan yang diterima para pegawai P3K itu bisa masuk dinomenklaturnya PNS, nantinya anggaran dari pegawai PPPK sama dengan anggarannya PNS yang masuk di anggaran Dana Alokasi Umum (DAU)," pungkas Bupati Malang. (nes)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pemkab Malang Akan Saring Ulang Ribuan Tenaga Honorer

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT