Rabu, 17 Agustus 2022
Pemerintahan

Pemkab Malang Terus Genjot Vaksin Untuk Sapi Yang Terindikasi PMK

profile
Senopati

26 Juni 2022 08:06

447 dilihat
Pemkab Malang Terus Genjot Vaksin Untuk Sapi Yang Terindikasi PMK
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Untuk menanggulangi dampak penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Malang, vaksin dan vitamin untuk sapi terus digencarkan.

Sampai saat, ini kurang lebih 825 sapi yang mati, dan yang terindikasi PKM mencapai 14 ribu ekor.

Pemerintah Kabupaten Malang terus Gencarkan Vaksin dan vitamin, terutama di wilayah wilayah yang banyak populasi ternak sapi.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, Pemkab Malang terus mendorong pemberian vaksin bagi hewan sehat dan vitamin diberikan untuk hewan yang terjangkit PMK.

"Sampai hari ini sudah 1500 vaksin, dan Insyaallah hari ini turun lagi ada 350 ribu vaksin yang berada di Provinsi Jawa Timur sedang dibagi, kita mendapatkan jatah dua ribuan vaksin," katanya kemarin Sabtu 25 Juni 2022.

Sejauh ini, Pemkab Malang sudah melakukan verifikasi dan inventarisasi di lapangan, yang dilakukan oleh mantri hewan dengan mendata yang terindikasi PMK dan yang mati.

"Khusus bagi peternak kecil saja, yang memiliki sapi ternak maksimal 3 ekor, datanya akan dikirim ke Pemerintah Pusat dalam proses penerima bantuan," ungkap dia.

Namun demikian, Didik mengaku belum mengetahui teknis dan mekanisme bantuan tersebut.

"Kami belum bisa mengumumkan pada para peternak hewan, karena kami menunggu arahan dari Menteri Koordinator," imbuh mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu.

Pemkab Malang menegaskan, vaksin yang harus diterima tidak kurang dari 400 ribu.

Berdasarkan data sapi yang mati maupun sakit, dengan populasi hewan sebanyak 400 ribuan, dan yang terindikasi PMK hanya sapi perah, untuk sapi pedaging aman.

"Dengan jumlah populasi sapi 400 ribu an, kami berharap vaksin dan vitamin untuk sapi tidak boleh kurang, Alhamdulillah yang terserang PMK hanya sapi saja," jelas Didik.

Ia menambahkan, untuk sapi pedaging masih aman untuk dikonsumsi. Artinya untuk kebutuhan hari raya idul adha bisa dikatakan stok sapi aman.

Sebagai informasi, di Kabupaten Malang populasi sapi perah mencapai 60 ribuan, dan Pemkab Malang terus mempercepat pemberian vaksin dan vitamin agar dampak PMK bisa teratasi. (Nes)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pemkab Malang Terus Genjot Vaksin Untuk Sapi Yang Terindikasi PMK

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT