Minggu, 22 Mei 2022
Pemerintahan

Pemkab Malang Terus kembangkan Varietas Lokal Buah Alpukat, salah Satunya sudah Merambah Pangsa Pasar Eropa

profile
Senopati

14 April 2022 11:08

403 dilihat
Pemkab Malang Terus kembangkan Varietas Lokal Buah Alpukat, salah Satunya sudah Merambah Pangsa Pasar Eropa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah I.P didampingi Bupati Malang H.M Sanusi saat memetik produk lokal Malang. Insert Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Budiar Anwar. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkembunan terus mengembangkan potensi buah alpukat dengan varietas lokal.

Varietas buah alpukat yang ada di Kabupaten Malang, sampai saat ini baru varietas alpukat Pameling.

Diketahui varietas tersebut, sudah didaftarkan dan dilepas dari Kementrian Pertanian RI dan telah menjadi andalan komoditas eksport pertanian Pemkab Malang yang banyak diminati pangsa pasar Eropa.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malang, Budiar Anwar mengaku, sampai saat ini pihaknya terus melakukan mengembangkan inovasi pada tiga Varietas lokal buah alpukat yang menjadi ikon Kabupaten Malang.

"Ketiga varietas lokal tersebut buah alpukat Pameling yang dikembangkan di Kecamatan Lawang, yang sudah didaftar dan dilepas dari Kementrian Pertanian," kata Budiar. Kamis (14/4/2022).

Selanjutnya kita punya alpukat Kuncimas dari Desa Wringinanom Poncokusumo dan alpukat Sumbersuko dari Desa Sumbersuko Dampit," imbuh Budiar. 

Untuk jenis alpukat Pemeling, lanjut Budiar, karena telah memiliki banyak peminat di Indonesia dan juga Eropa, saat ini masih menjadi primadona.

"Saat ini alpukat Pameling sudah masuk komoditas eksport ke Eropa karena banyaknya permintaan dari pasar Eropa," ungkapnya.

Dalam satu pohonnya, masih kata Budiar,  buah alpukatnya sangat lebat bisa menghasilkan 250 Kg dengan berat per buah sekitar 2 Kg, medio panen dalam satu tahun dua kali panen pada bulan Juni dan Desember," bebernya.

Alpukat Pameling, dikatakan Budiar sangat bagus di tanam dari dataran rendah sampai 1250 m dpl.

"Saat ini sedang dalam taraf kajian dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, untuk pendukung sebagai justifikasi tentang kompabilitas benih dan layak ditanam dari dataran rendah sampai 1250 m dpl," jelas Budiar.

Dalam pengembangan inovasi alpukat Pameling ini, pria yang pernah menjabat Kepala Bagian Humas menjelaskan, selain menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Malang, juga dari APBD Provinsi Jawa timur dan APBN.

Selain Varietas alpukat Pameling, mendatang pihaknya akan mengembangkan pasar untuk varietas alpukat Kuncimas dan alpukat Sumbersukok, karena kualitas buah dan hasil panennya bisa bersaing dengan alpukat Pameling.

"Kedua jenis alpukat Kuncimas dan Sumbersuko, nantinya akan didaftarkan ke Kementrian Pertanian dan dilepaskan seperti alpukat Pameling," pungkas dia.

Sebagai informasi, untuk kualitas buahnya, bisa dikonsumsi 81 - 83 persen, cita rasa lembut lunak, tidak berserat sedikit manis dan gurih, usia tanaman sekitar 22 tahun, produksi per tahun bisa mencapai 900 kg. (nes)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pemkab Malang Terus kembangkan Varietas Lokal Buah Alpukat, salah Satunya sudah Merambah Pangsa Pasar Eropa

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT