Kamis, 06 Oktober 2022
Pemerintahan

Ketua DPRD Lumajang Mengundurkan Diri Karena Tak Hafal Pancasila, Ternyata Mekanismenya Panjang?

profile
Achmad

14 September 2022 08:57

380 dilihat
Ketua DPRD Lumajang Mengundurkan Diri Karena Tak Hafal Pancasila, Ternyata Mekanismenya Panjang?
Wakil ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat ST saat ditemui awak media di lobi kantor DPRD Kabupaten LumajangΒ 

LUMAJANG - Proses pengunduran diri Ketua DPRD Kabupaten Lumajang tidak semudah yang dibayangkan, masih panjang prosesnya hingga adanya surat dari DPP PKB.

"Kemarin itu, pernyataan beliau itu mundur dari Ketua DPRD bukan mundur dari anggota DPRD," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat ST saat ditemui awak media, Selasa (13/9/2022) siang.

Menurut Akhmat, kemunduran jabatan Ketua DPRD bukan langsung diterima oleh forum, namun membutuhkan mekanisme-mekanisme sesuai dengan tata tertib DPRD Kabupaten Lumajang.

"Jadi kalau konsekuensinya Ketua DPRD ini mundur, DPC PKB mengusulkan kepada DPP PKB selaku pemilik partai," jawabnya.

Setelah mekanisme surat turun dari DPP PKB, lanjut H Akhmat, diteruskan ke DPRD Kabupaten Lumajang, untuk diproses pengajuan memperoleh SK  dari Gubernur.

"Setelah SK Gubernur turun, ya langsung di Paripurnakan," ungkap politisi PPP ini.

Untuk pengganti Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, nantinya, kata wakil rakyat asal Kecamatan Jatiroto ini, ya tetap dari PKB.

"Wewenang itu akan dikembalikan ke partainya, kira-kira siapa yang akan ditunjuk oleh DPP PKB, setelah surat itu turun, di sidangkan dan dilantik ya otomatis langsung jadi Ketua DPRD Kabupaten Lumajang," paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang lainnya, H Bukasan, menyatakan kalau hal pengunduran diri dari Ketua DPRD Kabupaten Lumajang sangat mengejutkan dan diluar dugaannya.

"Bagaimanapun juga, proses tersebut ada mekanisme yang harus dilakukan, bukan asal menyampaikan saja terus disetujui, bukan begitu," kata Bukasan kepada media ini.

Dikatakan Bukasan, jika kemunduran disebabkan ketidakhafalan dalam pembacaan sila Pancasila, dirasa banyak warga lainnya juga bisa saja tidak hafal karena dalam kondisi tertekan.

"Dalam posisi tertekan bisa saja Ketua DPRD Kabupaten Lumajang tidak hafal atau ada lupa. Dan ini bisa terjadi kepada siapa saja," beber politisi PDIP ini.

Proses pengunduran diri anggota DPRD itu kata wakil rakyat asal Kecamatan Padang ini, biasanya dilakukan oleh partai politik dengan mengikuti mekanisme yang bertahap.

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ketua DPRD Lumajang Mengundurkan Diri Karena Tak Hafal Pancasila, Ternyata Mekanismenya Panjang?

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT