Rabu, 17 Agustus 2022
Pemerintahan

Percepatan Program PTSL Di Kabupaten Malang Berkontribusi Pada PPAT, Begini Penjelasan Wabup Malang

profile
Senopati

05 Juli 2022 22:21

381 dilihat
Percepatan Program PTSL Di Kabupaten Malang Berkontribusi Pada PPAT, Begini Penjelasan Wabup Malang
Wakil Bupati Malang saat memberikan sambutan pada pengukuhan dan pelantikan Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Keberadaan Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) berkontribusi dengan adanya percepatan program Pemerintah Pendaftaran Tanah Sistematis lengkap (PTSL) di Kabupaten Malang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto usai menghadiri pengukuhan Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah se Kabupaten di salah hotel Kota Malang, Selasa siang (5/7/2022).

Menurut Wabup Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, dengan adanya program dari Pemerintah PTSL yang sampai hari ini telah mencapai 70 ribuan sertifikat telah diserahkan pada masyarakat harus disambut dengan baik oleh para PPAT.

"Nanti setelah bersertifikat dari beralih maka sebanyak 200 lebih anggota IPPAT mempunyai ruang rejeki, jadi ini termasuk salah satu kontribusi yang diberikan Pemkab Malang pada PPAT," kata Didik.

Wabup Malang memcerikan saat bertemu Menteri ATR BPN di Surabaya beberapa waktu lalu, bahwa Kabupaten Malang pada tahun 2022 akan mendapatkan 200 ribu bidang yang akan di PTSL kan.

"Saat bertemu beliau (Menteri ATR BPN) di Kantor Provinsi Jawa Timur, bahwa Kabupaten Malang akan mendapatkan kurang lebih 200 ribu bidang tanah yang akan diprogramkan pada PTSL tahun ini,' papar Didik.

Nantinya, lanjut Didik, juga berdampak bagi PPAT walaupun beberapa waktu sempat berpuasa klien.

"Namun saya yakin dengan kemajuan Kabupaten Malang mendatang, keyakinan adanya transaksi jual beli tanah yang telah bersertifikat akan menggunakan jasa PPAT atau notaris, bukan PPAT Negara lagi," jelas Didik Gatot Subroto.

Pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang ini menambahkan, Pemkab Malang meminta para PPAT atau Notaris dapat berkolaborasi dengan Pemerintah desa dalam rangka percepatan pengurusan akte waris, hibah maupun jual beli.

"Artinya mereka (Kepala Desa) memerlukan pendampingan agar dapat mengkonversi dengan baik dan benar supaya dibelakang hari tidak timbul permasalahan persoalan konversi tanah tersebut," imbuh Wabup Malang.

Sementara itu, Ketua Ikatan PPAT Kabupaten Malang, Arini Jauharo, dengan jargon kolaborasi, Komunikasi dan kreasi dengan semua pihak.

Baik dengan Pemkab Malang Malang, Badan Pertanan Nasional dan semua masyarakat yang membutuhkan pelayanan PPAT.

"Jadi itu merupakan bentuk sinergi kami dalam mencari solusi dari permasalahan, berkolaborasi dengan instansi terkait saat menjalankan profesi dan jabatan kami selalu dengan jujur amanah dan baik," tutur dia.

Saat ini, masih kata Arini, pihaknya telah berkolaborasi dengan BPN, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Malang sesuai profesi dan kode etik PPAT," tandas Arini.

Dalam hal perpajakan, pihaknya bukan sebagai pemungut pajak, namun pada kenyataannya PPAT membantu Pemerintah Daerah dalam memungut pajak dari masyarakat.

"Saya menyadari kepercayaan masyarakat pada PPAT, sebenarnya kami bukan memungut pajak namun kami membantu Pemda dalam memungut pajak," imbuh Arini.

Pihaknya hanya pembuat akta namun kembali lagi masyarakat yang mempercayakan kami dalam pengurusan pajak.

"Seharusnya Pemerintah memberikan intensive pada kami yang telah memungut pajak dari masyarakat terkait pengurusan transaksi tanah maupun pembuatan akte tanah," terang Arini.

Di Kabupaten Malang sampai hari terhitung ada sekitar 170 anggota dari IPPAT Kabupaten Malang, namun yang terdaftar di BPN ada sekitar 240.

"Namun saya kurang tahu kenapa teman teman tidak masuk di organisasi kami, sebagai organisasi profesi, juga sebagai wadah para notaris," ujar dia.

Termasuk dalam pengurusan akte, Arini mengatakan, jika tidak dilakukan benar, maka masyarakat yang dirugikan.

"Kalau dari anggota kami ada masalah terkait permasalahan tanah, kami akan memberikan bantuan solusi jalan keluar," pungkas Arini Jauharo. (nes) 

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Percepatan Program PTSL Di Kabupaten Malang Berkontribusi Pada PPAT, Begini Penjelasan Wabup Malang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT