Rabu, 17 Agustus 2022
Pemerintahan

Peringati HANI 2022, BNN Kota Mojokerto Luncurkan Tiga Kelurahan Bersinar

profile
Andy

30 Juni 2022 21:22

516 dilihat
Peringati HANI 2022, BNN Kota Mojokerto Luncurkan Tiga Kelurahan Bersinar
Peluncuran tiga kelurahan bersinar oleh BNN dan Pemkot Mojokerto ditandai dengan pemukulan gong. (SJP)

KOTA MOJOKERTO - Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2022, BNN Kota Mojokerto bersama Pemerintahan Kota (Pemkot) meluncurkan tiga kelurahan bersinar, Kamis (30/6/2022) pagi.

HANI 2022 yang sejatinya diperingati setiap tanggal 26 Juni ini merupakan wujud keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika yang berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial - ekonomi serta keamanan dan kedamaian dunia.

Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsi menyampaikan, perkembangan peredaran narkotika di Kota Mojokerto juga cukup memprihatinkan. Sejumlah 90% penghuni lapas Mojokerto berasal dari kasus peredaran narkoba. Dari 999 orang penghuni lapas 16% (164 orang) merupakan warga Kota Mojokerto.

"Jumlah ini belum termasuk, yang Kalapas Kelas IIB Mojokerto Dedy Cahyadi kirim ke lapas lain. Bahkan terdapat 1 orang warga Kota Mojokerto yang ditahan di Lapas Narkotika Klas IIA Nusakambangan. Yang bisa digolong sebagai Bandar besar," ungkap AKBP Suharsi saat memberikan sambutan pada peringatn HANI di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk nomor 50 Kota Mojokerto.

Menurut Suharsi, berdasarkan data tahun 2022 hingga kurun waktu pertengahan tahun, jumlah kasus narkotika yang ditangani Polres Mojokerto Kota Mojokerto 44 laporan polisi dengan 57 orang tersangka, sedangkan jumlah kasus narkotika yang ditangani Polres Mojokerto yaitu 35 laporan polisi dengan 70 tersangka.

"Jumlah pecandu narkotika yang ditangani BNN Kota Mojokerto  dari tahun 2016 yaitu 257 klien. Selama 3 tahun terakhir sejak 2019 hingga 2021 jumlah pecandu yang menjalani rehabilitasi mengalami peningkatan. Tahun 2019 sejumlah 33 orang, Tahun 2020 sejumlah 38 orang, Tahun 2021 sejumlah 50 orang dan sampai dengan pertengahan tahun 2022 sudah sejumlah 42 orang. Belum lagi warga Kota Mojokerto yang menjalani rebahilitasi di luar kota karena malu dengan lingkungan sekitar," cetus Suharsi.

Dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, BNN Kota Mojokerto mengajak elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam P4GN melalui Tim Intervensi Berbasis Masyarakat dan Kelurahan Bersinar.

Perlu diketahui, tim IBM Kota Mojokerto yang telah terbentuk pada tahun 2021 yaitu Tim IBM Kelurahan Prajuritkulon. Tim IBM ini sudah mampu menjangkau pecandu di lingkungannya secara mandiri dan melaksankan layanan rehabilitasi sederhana. Jumlah klien Tim IBM Kelurahan Prajuritkulon telah menangani 7 orang pecandu dari lingkungannya.

Atas peran aktif dan kemandiriannya dalam upaya penanganan pecandu, Tim IBM Kelurahan Prajuritkulon mendapatkan penghargaan dari Kepala BNN Provinsi Jawa Timur pada peringatan puncak HANI Tahun 2022 di BNNP Jawa Timur pada Senin 27 Juni 2022 kemarin. Pada Tahun 2022, Tim IBM yang dibentuk oleh BNN yaitu Tim IBM Kelurahan Gununggedangan. Saat ini jumlah pecandu yang ditangani yaitu  2 klien.

Kelurahan Bersih Narkoba adalah Kelurahan yang melaksanakan program P4GN secara massif dengan tujuan menciptakan kondisi aman dan tertib bagi masyarakat sehingga masyarakat Desa/Kelurahan bisa bersih dari Penyalahgunaan Narkoba.

Berbagai bentuk kegiatan P4GN yang bisa dilakukan adalah membentuk relawan anti narkoba, adanya program intervensi berbasis masyarakat (rehabilitasi), penyuluhan P4GN dan pembuatan bahan-bahan KIE tentang P4GN. Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan sebuah wujud dari upaya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) pada lini terkecil pada lapisan masyarakat.

Pada Tahun 2021 Kelurahan Bersinar yang telah dibentuk yaitu Kelurahan Prajuritkulon. Dan pada tahun ini, bersamaan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2022, BNN Kota Mojokerto menggelar Launching Kelurahan Bersinar yaitu Kelurahan Gununggedangan, Purwotengah dan Surodinawan. Adapun pertimbangan pengajuan ketiga kelurahan tersebut yaitu tersedianya data kependudukan yang akurat, dukungan dan komitmen pemerintah daerah, peran aktif masyarakat, serta memenuhi kriteria wilayah. 

Dengan adanya kesadaran dan partisipasi yang baik serta dilaksanakan program P4GN secara massif oleh semua masyarakat diharapkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba dan angka ungkap kasus peredaran gelap narkoba bisa menurun sehingga terwujudlah Kota Mojokerto        Bersih Narkoba (Bersinar).

Forkopimda Kota Mojokerto bersama BNN siap perangi narkoba

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam sambutannya mengaku prihatin terhadap meningkatnya jumlah penyalahgunaan narkoba di kotanya.

"Meningkatnya angka penyalahgunaan narkoba di Kota Mojokerto merupakan keprihatinan bagi kita semuanya. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan Wapres RI KH Ma’ruf Amin di dalam sambutan beliau. Yang saya garis bawahi, kondisi Indonesia sangat mengkhawatirkan terhap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," ungkap Ning Ita, sapaan orang nomor satu di kota onde-onde ini.

Menurutnya, sebagian besar penyalahgunaan justru terjadi di desa, ini dalam sambutan Wapres. Baik dari masyarakat sendiri maupun pemerintahan desa tidak luput dari permasalahan narkoba. Karena Kota Mojokerto tidak memiliki desa, tetapi kelurahan. Namun bukan berarti Kota Mojokerto terbebas dari narkoba, data yang tadi disampaikan oleh Kepala BNN Kota Mojokerto sudah cukup menjadi atensi bagi pihaknya.

"Dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bukan menjadi tugas kepolisian, BNN, Kalapas dan Kejaksaan Negeri. Karena ini menyangkut persipan generasi penerus bangsa yang berkualitas maka harus bebas dari Narkoba," jelas Ning Ita.

Menurutnya, melalui berbagai program yang disinergikan antar semua dinas, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pemerintah kota, cabang dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Jatim, BNN maka dibuat sebuah skema untuk menanganinya mulai dari keluarga.

"Kami terus melakukan sosialisasi dan pembentukan duta, mulai dari Dasa Wisma. Karena orang tua perlu paham dan mengerti, bahwa tanda-tanda keterpaparan narkoba, supaya bisa mengetahui sejak dini jika ada keluarganya yang terpapar," tegasnya.

"Terima kasih atas gagasan Kepala BNN Kota Mojokerto yang sudah menggagas tiga kelurahan bersinar. Harapan saya tidak hanya tiga kelurahan, namun semua kelurahan, yakni 18 kelurahan di Kota Mojokerto bisa menjadi Kelurahan Bersinar," pungkasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Peringati HANI 2022, BNN Kota Mojokerto Luncurkan Tiga Kelurahan Bersinar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT