Selasa, 17 Mei 2022
Pemerintahan

Ratusan Pegawai Pemkot Batu Terancam Sanksi, Ini Sebabnya.

profile
Doi

05 Oktober 2021 19:35

113 dilihat
Ratusan Pegawai Pemkot Batu Terancam Sanksi, Ini Sebabnya.
Sebagian besar karyawan ddan ASN Pemkot Batu telah melakukan vaksin.

KOTA BATU – Berdasar pada Peraturan Presiden (Perpres) No 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, akan diterapkan sanksi bagi Pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Batu yang belum mengikuti vaksin.

Dikatakan Punjul Santoso, Wakil Wali Kota Batu, penerapan sanksi akan dilakukan setelah pemberian peringatan awal. Bila tidak dihiraukan secara otomatis akan diterapkan. Selasa, (5/10/2021).

“Saya dengan Bu Wali selalu meneriakkan wajib vaksinasi kepada masyarakat, akan tetapi kondisi di dalam Pemkot Batu masih ada pegawai yang belum vaksin. Kami segera beri peringatan,” sesal dia.

Punjul menambahkan, sebanyak 401 pegawai Pemkot Batu diketahui belum mengikuti vaksin, meski saat ini target 100 persen masyarakat tervaksin pada akhir tahun.

"Setelah Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Batu melakukan rekapitulasi, kita mengetahui ternyata jumlahnya cukup banyak," imbuh pria berkacamata ini.

Vaksinasi ini, masih kata Punjul, menjadi program pemerintah dan harus diikuti. Bukan itu saja dari jumlah itu ada memang beberapa pegawai belum mengikuti vaksinas karena menderita komorbid misalnya penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.

“Harus diikuti, begitu juga bagi pegawai yang sedang menyusui atau mengandung harus tetap mengikuti vaksinasi. Kan sekarang sudah ada bagi kalangan tersebut,” tegasnya.

Saat ini Pemkot Batu memiliki total pegawai sekitar 4000 orang. Agar semua pegawai segera mengikuti, Punjul bakal bersurat kepada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Batu untuk mendorongnya. (Doi Nuri)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ratusan Pegawai Pemkot Batu Terancam Sanksi, Ini Sebabnya.

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT