Selasa, 24 Mei 2022
Pemerintahan

Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM), Perumda Tirta Kanjuruhan Laksanakan Sosialisasi

profile
Senopati

22 April 2022 19:46

356 dilihat
Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM), Perumda Tirta Kanjuruhan Laksanakan Sosialisasi
Pelaksanaan sosialisasi Rencana Pengamanan Air Minum di Gedung Utama Perumda Tirta Kanjuruhan. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Water Safety Plan (WSP) atau Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM), didefinisikan sebagai upaya untuk pengamanan pasokan air minum, oleh Perumda Tirta Kanjuruhan.

Program tersebut mengedepankan berbagai upaya perlindungan (prevention) sumber air dan pencegahan (protection) pencemaran badan air.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan H. Syamsul Hadi mengatakan, dari segi kuantitasnya mulai dari sumber (cathment) sampai di kran air pelanggan atau masyarakat yang dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak secara terpadu.

"Caranya dengan menggunakan pendekatan analisis dan manajemen risiko untuk mencapai standar kualitas air yang memenuhi ketentuan yang ditetapkan," kata Syamsul. Jumat sore (22/4/2022).

Perumda Tirta Kanjuruhan sebagai salah satu operator penyediaan air bersih memiliki kepentingan terhadap seluruh upaya yang diperlukan untuk menjamin keberlangsungan ketersediaan air baku dari semua segi yang dipersyaratkan.

"Dengan melibatkan seluruh jajaran stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, dan instansi Pemerintah lainnya. Untuk kepentingan hal tersebut," ungkap dia.

Ditambahkan Syamsul, ada beberapa hal penting terkait dengan Dokumen RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan, antara lain, penyusunan RPAM yang merupakan strategi menuju tercapainya akses air minum yang layak dan aman.

"Serta konsep pengamanan air minum berbasis risiko yang dilakukan oleh penyelenggara mulai pengamanan dari hulu hingga hilir," ungkapnya.

Selanjutnya, masih kata Syamsul, tujuan dari RPAM adalah merupakan upaya perbaikan manajemen risiko yang berkesinambungan (continous improvement) yang mencakup 3 pilar yang saling berkaitan.

"Konsep itu yakni lingkungan, sosial dan ekonomi. Tahapan penyusunan Dokumen RPAM, meliputi Tahap penetapan Tim RPAM, pelaksanaan Diklat dan Workshop, pengumpulan dan pengolahan data, monitoringdan evaluasi draft RPAM, serta revisi draft dan finishing dokumen RPAM," kata Syamsul.

Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan melanjutkan, untuk merealisasikan komitmen pengamanan air minum yang tertuang pada Dokumen RPAM.

"Beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain cakupan layanan Perumda Among Tirta Kanjuruhan masih 42%," sambungnya.

Kemampuan anggaran Perusahaan yang terbatas, masih kata Syamsul, peningkatan sinergitas antara Perumda dengan OPD terkait, serta belum dimilikinya peraturan tentang penyelenggara SPAM di luar Perumda Tirta Kanjuruhan.

"Kami menyadari masih banyak yang harus diselesaikan terkait cakupan layanan Perumda Tirta Kanjuruhan yang masih di bawah 5% dan kemampuan anggaran kita masih terbatas, itulah yang perlu segera dibenahi dalam merealisasikan dokumen RPAM," beber Syamsul Hadi.

Beberapa hal yang diperlukan untuk menerapkan Rencana Pengamanan Air Minum, diungkapkan Syamsul, yaitu dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Malang untuk mengesahkan Dokumen RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan mellaui Peraturan Bupati.

"Dukungan anggaran bagi penerapan RPAM baik dari APBD Kabupaten, APBD Propinsi maupun APBN, Penyusunan Dokumen RPAM bagi Penyelenggara SPAM selain Perumda Tirta Kanjuruhan serta monitoring dan evaluasi secara konsisten terhadap Dokumen RPAM dari Pemerintah Daerah," tandas dia.

Sememtara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, selaku Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Kanjuruhan, memberikan apresiasi atas penyusunan Dokumen RPAM Perumda Tirta Kanjuruhandan mendukung pengesahannya melalui Peraturan Bupati Malang. 

Mendukung penerapan Dokumen RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan yang akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait sesuai dengan tugasnya, meliputi Bappeda, Dinas Cipta Karya, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Hukum dan Bagian Perekonomian.

"Dengan dilaksanakan review terhadap Dokumen RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan oleh tenaga ahli yaitu Tri Joko, dimana hasil review yang diberikan diantaranya berupa skor 1,97 dengan kategori Baik untuk Dokumen RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan, yang dinilai dari beberapa aspek dan target yang direalisasikan. Sedangkan terhadap Dokumen RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan," terang pria yang oernah menjabat Kepala Dinas PU sumber daya air.

RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan menjadi bagian dari rencana aksi daerah dalam pencapaian, Rencana pembiayaan RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan menjadi rencana kerja daerah melalui Renacana bisnis.

"Pengembangan manajemen pengelolaan SPAM melalui manajemen Sistem Informasi manajemen aset dan manajemen operasional SPAM4. Satuan Pengawasan Internal menjadi bagian proses penjaminan mutu internal RPAM Perumda Tirta Kanjuruhan," pungkas Wahyu Hidayat.

Perumda Tirta Kanjuruhan telah melaksanakan penyusunan Dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) pada 66 titik SPAM yang dimiliki oleh Perumda Tirta Kanjuruhan.

Didampingi oleh Staf Ahli dari Universitas Diponegoro, Tri Joko, Dokumen RPAM tersebut pada tahun 2021, dan pada tanggal 19 April 2022 disosialisasikan di depan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang selaku Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Kanjuruhan, beserta jajaran anggota Dewan Pengawas, beberapa OPD terkait.

Antara lain BAPPEDA, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Dinas PU SDA, dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Malang. (Nes)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM), Perumda Tirta Kanjuruhan Laksanakan Sosialisasi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT