Selasa, 28 Juni 2022
Pemerintahan

Sejumlah Reklame Dibongkar Satpol PP Malang Karena Habis Masa Izin

profile
Senopati

13 Juni 2022 19:09

390 dilihat
Sejumlah Reklame Dibongkar Satpol PP Malang Karena Habis Masa Izin
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang saat membongkar baliho di sepanjang Kecamatan Kepanjen Ibu Kota Kabupaten Malang. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang melaksanakan operasi penertiban reklame yang habis masa izinya, terlebih tidak berijin.

Seperti yang dilaksanakan di sepanjang jalan Trunojoyo hingga perempatan Kecamatan Kepanjen.

Dalam operasi penertiban tersebut, dipimpin langsung Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah, Bowo, dengan menyisir sejumlah tempat disepanjang jalan yang banyak di tempeli berbagai macam jenis reklame.

Plt Kasatpol PP Firmando Hasiholan Matondang mengatakan, dari hasil operasi tersebut , sekitar 24 reklame yang habis masa izinnya berhasil dibongkar dari sejumlah tempat. 

"Ini operasi rutin yang kita lakukan untuk menertibkan dan membongkar reklame yang bersifat insidentil," kata Firmando. Senin (13/6/2022).

Rata-rata, lanjut dia, masa ijinnya sudah habis meski ada beberapa sebagian yang ditempel di fasilitas umum.

Tidak hanya membongkar reklame saja, pada operasi kali ini pihaknya juga mendapati adanya warung yang berdiri diatas sempadan saluran irigasi.

Ia mengungkapkan ada tiga warung yang berdiri diatas sempadan irigasi tersebut.

"Pemilik warung itu sendiri saat didatangi personil Satpol PP, lanjut Firmando, mengaku jika telah mengantongi izin dari Pemerintah. Sayangnya saat diminta bukti izin tersebut, si pemilik warung lanjut Firmando tidak bisa membuktikannya.

"Makanya kita beri batas waktu hingga Rabu untuk menunjukkan bukti izin nya di Kantor Satpol. Jika gak bisa membuktikan, maka kami minta mereka secara sukarela untuk melakukan pembongkaran warungnya," tandas Firmando.

Firmando melanjutkan, pola penegakkan disiplin dan Perda yang dilakukan lebih mengandalkan pola persuasif, caranya dengan bersosialisasi kepada masyarakat.

"Contohnya seperti keberadaan warung tersebut. Bentuk sosialisasinya yakni dengan memberitahukan larangan Fasilitas Umum untuk tempat berjualan," papar dia.

Bahkan, menurut Firmando, jika dinilai melanggar atau tak berijin pihaknya masih mengedepankan pola pendekatan persuasif secara sukarela melakukan pembongkaran.

"Namun jika masih tetap membandel setelah kita beri waktu , ya terpaksa kami yang akan melakukan pembongkaran," tutup Firmando. (nes)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sejumlah Reklame Dibongkar Satpol PP Malang Karena Habis Masa Izin

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT