Selasa, 27 September 2022
Pemerintahan

Komitmen Wakil Rakyat Yang Siap Tingkatkan Pertanian Organik Pasca Erupsi Gunung Semeru

profile
Achmad

14 September 2022 09:11

365 dilihat
Komitmen Wakil Rakyat Yang Siap Tingkatkan Pertanian Organik Pasca Erupsi Gunung Semeru
Salah satu lokasi lahan pertanian organik di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang

LUMAJANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang siap tingkatkan lahan pertanian organik. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin, usai mengikuti Sidang Paripurna, Senin (12/9/202).

Menurut Anang, pihaknya akan mensinergikan segala macam kegiatan pertanian organik di Kabupaten Lumajang dengan kebutuhan pokok dari masyarakat Kabupaten Lumajang, seperti para ASN, pengusaha swasta, atau lembaga profit lainnya untuk dapatnya membeli produk organik milik petani asli Lumajang.

"Kedepan perluasan lahan organik akan kami upayakan untuk bisa meningkat, kami akan mengedukasi masyarakat petani agar bisa beralih ke pertanian organik," papar politisi PKB ini.

Sementara itu menurut Ketua Kelompok Tani (Poktan) " Krajan Jaya" Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Samsul Arifin, pihaknya masih kesulitan dalam hal pemasaran produk hasil pertanian organiknya. 

"Dulu Perusda pernah akan melakukan kerjasama, namun alasan pasar yang belum ada, akhirnya kami menjual Gabah Kering Sawah (GKS) kepada tengkulak," ujar Samsul.

Upaya Pemkab Lumajang dalam sisi pemasaran, kata Samsul, sempat disarankan kepada para eleson golongan 4 untuk bisa mengkonsumsi beras organik, namun hal itu belum bisa terealisasi sampai saat ini.

Samsul yang sudah sejak lahir bertani organik ini, kepada wartawan mengucapkan, kalau potensi pertanian organik ini sesuai dengan yang ada, yaitu 2 kali panen, dengan varietas lokal sampai hibrida, hasil panen mencapai 5 - 7 ton. 

"Sejak 1997, saya sudah melakukan pertanian organik, program padi organik digagas oleh orang tua yang sampai saat ini kami lakukan bersama dengan anggota Poktan "Krajan Jaya", dengan luasan lahan sekitar 13,4 Ha," paparnya.

Proses organik itu, diterangkan Pengurus Anshor Desa Penanggal ini, yaitu proses pengolahan kembali ke alam, dengan tidak perlu membeli pupuk subsidi yang langka dan mahal. 

Dengan adanya unit pengolahan pupuk organik dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, diharapkan petani bisa membuat pupuk organik sendiri, yang pengolahannya lebih mudah, perawatan juga mudah dan hasil panennya bisa lebih tahan lama.

"Kami membuat pupuk PGPR dengan komposisi katul, tetes, terasi, akar bambu dan gula merah dan asam amino dengan bahan baku dari buah pepaya," pungkas Samsul.

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Komitmen Wakil Rakyat Yang Siap Tingkatkan Pertanian Organik Pasca Erupsi Gunung Semeru

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT