Senin, 28 November 2022
Pendidikan

'Berdamai Dengan Masa Lalu', Wabup Malang Ingin Peninggalan Bersejarah Singosari Bisa Kembali Di Museum Singhasari

profile
Senopati

16 November 2022 08:09

532 dilihat
'Berdamai Dengan Masa Lalu', Wabup Malang Ingin Peninggalan Bersejarah Singosari Bisa Kembali Di Museum Singhasari
Bekas peninggalan sejarah kerajaan Singosari, Candi Singosari (foto.google)

KABUPATEN MALANG – Banyaknya peninggalan sejarah Kerajaan Singosari bernilai tinggi, yang berada di mancanegara agar barang, dan benda bersejarah tersebut bisa kembali dan dikumpulkan di Museum Singhasari milik Kabupaten Malang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat membuka gelaran budaya Retropeksi Berdamai Dengan Masa Lalu di Museum Singhasari Kecamatan Singosari, Selasa 15 November 2022 kemarin.

Wakil Bupati Malang mengatakan, beberapa waktu lalu informasi dari media sosial, kolektor dari Belanda telah mengembalikan sebagian kecil barang sejarah milik kerajaan Singosari. 

"Proses pengembalian barang bersejarah tersebut disampaikan pada kolektor juga, saya secara pribadi atas nama Pemerintah Kabupaten Malang ikut bersalah, karena pengembalian barang tersebut bukan pada kolektor tapi pada kita pemegang mandat dari warga masyarakat," kata Didik Gatot Subroto.

Wabup Malang menambahkan, dengan nilai nilai barang dan benda bersejarah tersebut, pihaknya berharap untuk disampaikan pada generasi penerus bahwa kerajaan Singosari merupakan kerajaan besar yang terkenal pada jamannya.

"Dengan sejarah yang dimiliki kerajaan Singosari yang pada zamannya mampu menguasai Asia tenggara, maka dengan nilai historis tersebut bisa disampaikan pada anak cucu kita tentang nilai sejarah dan peninggalan barang dan benda bersejarah kerajaan Singosari," imbuh Didik.

Wabup Malang berharap melalui pameran Retropeksi dengan tema "Berdamai Dengan Masa Lalu" bisa mempertahankan nilai nilai budaya masa lalu sekaligus mengenalkan budaya dan tradisi masa lalu pada generasi penerus bangsa.

"Harapan saya, moment atau semangat yang kita dapatkan, sebenarnya kita diajak bersama sama untuk mempertahankan serta sekaligus mengenalkan budaya ini pada anak anak kita semua, sehingga budaya yang kita miliki ini tidak luntur oleh waktu dan dikenang selamanya," tandas pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang ini.

Sementara itu, anggota DPRD provinsi Jawa timur dari daerah pemilihan (Dapil) Malang raya dari PDI Perjuangan, Sri Untari Bisowarno menyampaikan, sejarah mencatat, leluhur bangsa Indonesia yang hebat dan luar biasa untuk selalu dikenang, "Kita tidak pernah tahu leluhur kita, kita ini lahir dan besar di Indonesia yang salah satunya dilahirkan oleh raja besar yang berada di Singosari, walaupun usia kerajaan nya hanya 75 tahun saja," beber Untari.

Untari melanjutkan, kalau melihat sejarah kerajaan Singosari yang hanya berumur 75 tahun, "Kita yang hidup di abad modern ini berpikir umur Indonesia Piro yo, biyen kerajaan Singosari umur e 75 taun, kerajaan Majapahit 150 taun (Indonesia berapa ya, dulu kerajaan Singosari umurnya 75, Mojopahit 150 tahun), ketika kita melewati HUT RI ke 77, saya tenang, namun apakah Indonesia mampu atau bisa sampai menuju Indonesia Emas 100, itu yang harus kita tata ke depan," tambah Untari.

Untari berharap dalam menatap masa depan tanpa menoleh pada mas lalu, leluhur bangsa ini secara tidak langsung sudah memberikan Roadmap (arah strategis bangsa Indonesia).

"Bahwa dalam mentap masa depan kita harus melihat masa lalu kita, leluhur kita yang telah memberikan Roadmap sejarah keberadaan dan berdirinya negara Indonesia ini," pungkas Sri Untari Bisowarno. (Seno)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

'Berdamai Dengan Masa Lalu', Wabup Malang Ingin Peninggalan Bersejarah Singosari Bisa Kembali Di Museum Singhasari

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT