Jumat, 07 Oktober 2022
Pendidikan

Dukung Kebaya Goes to Unesco, Untag Banyuwangi Adakan Kegiatan Tema Kebaya Hingga Desember 2022

profile
Ikhwan

09 Agustus 2022 20:07

435 dilihat
Dukung Kebaya Goes to Unesco, Untag Banyuwangi Adakan Kegiatan Tema Kebaya Hingga Desember 2022
Gelaran "Untag Banyuwangi Bangga Berkebaya", pada Selasa (9/8/2022).

BANYUWANGI - Universitas 17 Agustus Banyuwangi mendukung upaya penetapan kebaya sebagai salah satu warisan budaya tak benda asal Indonesia.

Salah satu bentuk dukungannya, Untag mewajibkan para para karyawati untuk mengenakan kebaya setiap hari selasa.

Sementara karyawan pria wajib mengenakan batik dan udeng khas Banyuwangi.  

Gagasan itu resmi dilaunching pada gelaran "Untag Banyuwangi Bangga Berkebaya", pada Selasa (9/8/2022). 

Sebagai bentuk dukunhan Kebaya Goes to UNESCO, Untag Banyuwangi akan konsisten menfadakan beragam program kegiatan bernuansa kebaya yang akan dimeriahkan hingga Desember 2022.

Rektor Untag Banyuwangi, Andang Subaharianto mengatakan, gerakan bangga berkebaya terus digaungkan sebagai bentuk dukungan agar kebaya diakui UNESCO jadi warisan budaya Indonesia yang sudah ada sejak dulu.

Ia pun menilai melestarikan kebaya dapat dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Oleh karenanya, sebagai bentuk kecintaan, Untag Banyuwangi telah menetapkan setiap hari Selasa perempuan di civitas akademika akan menggunakan kebaya.

Sementara untuk yang pria, setiap hari Selasa menggunakan batik dan ber udeng. Karena udeng merupakan identitas khas Banyuwangi. 

"Kebaya ini masih kita wajibkan untuk dosen dan karyawan, sedangkan bagi mahasiswa hanya sebatas himbauan. Ini merupakan upaya kami mendukung Kebaya Goes to UNESCO. Karena sudah saatnya dunia mengakui kebaya adalah warisan budaya Indonesia," kata Andang.

Hari pertama peluncuran Untag Banyuwangi Bangga Berkebaya itu diisi dengan kegiatan seperti Podcast Perempuan Berkebaya, Kebaya Fashion on the Street hingga Kebaya Selfi.

Mahasiswa pilihan Untag Banyuwangi itu pun secara antusias memamerkan warna-warni kebaya, baik yang dikenakan secara pakem klasik maupun modern.

Kegiatan berikutnya akan digelar secara bertahap setiap bulan sekali bertepatan pada tanggal 9. Mulai pada 9 September hingga 9 Desember 2022. Setiap rangkaian kegiatan mulai dari Kebaya Fashion Competition hingga nantinya ditutup dengan acara Podcast Kebaya Banyuwangi.

Andang yakin melalui dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, salah satunya Untag Banyuwangi, kebaya bisa diakui sebagai warisan budaya tak benda UNESCO.

"Selain itu, semangat ini saya rasa juga menjadi momen sangat tepat karena mendekati perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77. Kita senantiasa memberikan support sepenuhnya kepada pemerintah dalam rangka membawa kebaya agar diakui sebagai warisan budaya tak benda khas bangsa Indonesia, terutama untuk kaum perempuan," kata Andang.

Selain itu, lanjutnya, kebaya juga membuka tantangan kreativitas masyarakat Indonesia kedepannya. Ia beranggapan melalui kebaya akan bisa lebih menghidupkan industri kreatif masyarakat Indonesia.

"Kemudian ujung dari sana adalah kesejahteraan rakyat Indonesia yang menjadi nilai utama dalam kemerdekaan Republik Indonesia," tandas Andang.

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dukung Kebaya Goes to Unesco, Untag Banyuwangi Adakan Kegiatan Tema Kebaya Hingga Desember 2022

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT