Selasa, 24 Mei 2022
Pendidikan

Walkot Mojokerto : IPM Kota Mojokerto Diatas Provinsi dan Nasional

profile
Andy

21 Maret 2022 21:27

62 dilihat
Walkot Mojokerto : IPM Kota Mojokerto Diatas Provinsi dan Nasional
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyampaikan IPM Kota Mojokerto

KOTA MOJOKERTO - Menghadiri Penguatan Peran Bunda Paud dan sosialiassi Juknis BOS, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Senin (21/3/2022) pagi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid menyampaikan, hari ini pihaknya menggelar dua acara sekaligus, yakni penguatan peran PAUD se-Kota Mojokerto dan sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah.

"Latar belakang pendidikan PAUD ini memiliki peran yang sangat strategis sebagai pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan juga merupakan wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak sehingga memiliki daya saing yang tinggi dan mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah pusat telah mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) baik untuk negeri maupun swasta, sehingga hari ini Diknas memberikan sosialisasi petunjuk teknis BOS agar bisa efektif dan efisien.

“Latar belakang PAUD adalah untuk mencapai tumbuh kembang anak. Bermartabat untuk tumpuan khususnya dalam memajukan PAUD Kota Mojokerto. Pemerintah Pusat dan Pemkot Mojokerto fokus untuk memberikan bantuan operasional sekolah. Hari ini kita memberikan sosialisasi petunjuk teknis BOS agar bisa efektif dan efisien,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan IPM Kota Mojokerto yang posisinya berada di atas Provinsi Jawa Timur maupun secara nasional.

“IPM Kota Mojokerto pada tahun 2021 mencapai 78,43 persen, sedangkan Provinsi Jawa Timur di tahun yang sama hanya berada di angka 72,14 persen. Sementara itu di tingkat Nasional IPMnya beada di angka 72,29 %. Alhamdulillah setiap tahun IPM Kota Mojokerto selalu meningkat. Contohnya di tahun 2019 IPM Kota Mojokerto adalah 77,96 % dan di tahun 2020 IPM Kota Mojokerto adalah 78,04 %,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Petinggi Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita mengatakan, semua itu berkat kerjasama yang terintegrasi mulai dari PAUD, SD, SMP hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, bukan hanya kerja satu atau dua orang saja.

"Sebenarnya yang menjadi Bunda Paud adalah istri Almarhum Pak Achmad Rizal Zakaria. Namun semenjak Pak Rizal meninggal, istri beliau mengundurkan diri dari 7 jabatan yang diembannya," Dengan keterbatasan dan belum mempunyai pengalaman, saya akan menjadi Bunda PAUD Kota Mojokerto. Dengan bantuan dan kerjasama dari panjenengan semua, saya akan berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Menurut Ning Ita, semua program yang ia formulasikan adalah sistematis dan terukur output dan inputnya. Artinya upaya bersama dalam indeks pembangunan manusian (IPM) ada hasilnya.

"Bapak Ibu yang berada di dalam Dinas Pendidikan, sedangkan saya sebagai pemegang kebijakan strategis akan mengintegrasikan semuanya, tidak boleh ada ego sektoral namun berkolaborasi dan bekerjasama agar IPM Kota Mojokerto bisa terus naik," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Walkot Mojokerto : IPM Kota Mojokerto Diatas Provinsi dan Nasional

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT