Rabu, 17 Agustus 2022
Pendidikan

SMK di Banyuwangi Berinovasi, Rakit Motor Listrik untuk Kalangan Difabel

profile
Ikhwan

21 Juli 2022 22:01

452 dilihat
SMK di Banyuwangi Berinovasi, Rakit Motor Listrik untuk Kalangan Difabel
Siswa saat melakukan pengecekan pada motor listrik Semegah. (SJP)

BANYUWANGI - SMKN 1 Glagah, Kabupaten Banyuwangi membuat inovasi yang patut diacungi jempol. 

Ya, Guru dan siswa disini membuat motor listrik yang didesain khusus untuk masyarakat difabel.

Sepeda yang diberi nama Semegah ini menggunakan mekanisme roda tiga. 

Motor didesain dapat bergerak maju ataupun mundur, sehingga sangat memudahkan mobilitas kalangan difabel. 

Kepala Sekolah SMKN 1 Glagah, Panuri mengatakan, ide pembuatan motor listrik ramah difabel berawal dari adanya Kurikulum Merdeka. Dimana sekolah didorong untuk berinovasi dengan melibatkan siswa.

"Kami berupaya mewujudkannya Alhamdulillah untuk jurusan otomotif guru dan siswanya ini bisa menciptakan sebuah sepeda listrik yang dirancang untuk difabel," kata dia, Kamis (21/7/2022).

Menurutnya, jurusan otomotif bisa saja membuat sebuah inovasi lainnya yang hanya berakhir menjadi sebuah prototipe. Namun disini para guru dan siswa berkehendak lain.

Guru dan siswa ingin berinovasi yang hasilnya bisa secara langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga dipilihlah ide membuat sepeda ramah difabel itu.

"Dan produk motor listrik itu langsung bisa dimanfaatkan, kemarin siswa baru difabel bernama Muhammad Yuki langsung kami berikan motor listrik tersebut, " ujarnya.

Pasca launching, motor listrik tersebut cukup banyak diminati. Mulai dari beberapa guru di internal SMKN 1 Glagah, Dinas Sosial, hingga salah satu sekolah yang berada di Kecamatan Kalibaru.

Bila ada pesanan, SMKN 1 Glagah pun siap untuk memproduksi secara masal. Untuk tarif yang dibanderol yakni Rp 9 juta rupiah per unitnya.

"Kebetulan kami SMKN 1 Glagah adalah sebagai sekolah layanan hukum daerah, sehingga selain melayani pendidikan vokasi juga diperbolehkan untuk memasarkan produk karya siswa siswi kami," tandasnya.

Sementara itu Kaprodi Jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif, Suprapto mengatakan pada dasarnya sepeda listrik tersebut merupakan hasil modifikasi dari yang sudah ada di pasaran.

Motor listrik yang ada di pasaran di modif disesuaikan untuk masyarakat difabel.

"Modifikasi sekitar 30 persen, serta cara kerjanya juga dimodifikasi, sistem penggerak kita taruh depan, cara kerja juga kami modifikasi sehingga motor bisa maju maupun mundur," ujarnya.

Untuk lama pengerjaan, membutuhkan waktu 3 - 4 hari. Pekerjaan murni dilakukan oleh siswa tentunya didampingi oleh guru.

Saat ini sepeda tersebut masih tahap pengembangan. Pihaknya masih mencoba mencari desain dan pola yang pas untuk motor listrik difabel tersebut.

"Ini masih kita kembangkan dan kita cari pola sehingga apa yang saat ini kurang bisa kita perbaiki dan sempurnakan," tandasnya.

Sebelumnya Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi karya yang dibuat oleh SMKN 1 Glagah tersebut.

Foto : Bupati Ipuk saat melihat produk motor listrik karya SMKN 1 Glagah, Banyuwangi.

Ia berpesan agar sekolah di wilayah setempat bisa mewujudkan pendidikan yang bisa mengembangkan potensi siswa.

Dengan spirit merdeka belajar sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo tersebut, Ipuk berharap, sekolah-sekolah di Banyuwangi mampu melahirkan peserta didik yang nantinya bisa turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. 

Tidak semata diajari dengan pelajaran yang tak mengakar dengan potensi dan kebutuhan di lingkungannya.

"Kembangkan kemampuan peserta didik untuk bisa turut membangun daerah. Tidak perlu, misalnya, harus mengajar prestasi di bidang eksakta, jika anak didik yang belajar memiliki minat yang berbeda serta potensi lingkungannya tidak mendukung," terang Ipuk.

Ipuk juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberi ruang yang cukup luas bagi para pelajar Banyuwangi untuk mengembangkan kreativitasnya. Mulai dari support berupa program hingga ruang-ruang publik yang bisa menjadi unjuk karya para pelajar.

"Para pelajar Banyuwangi terus kembangkan kreativitas kalian. Kita akan berusaha untuk memberikan ruang-ruang berkreasi yang sekiranya dapat menunjang proses kreatif tersebut," ungkapnya. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

SMK di Banyuwangi Berinovasi, Rakit Motor Listrik untuk Kalangan Difabel

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT