Rabu, 17 Agustus 2022
Pendidikan

Tinjau Sekolah Rusak Dan Minim Siswa, Bupati Malang Minta Segera Merger 

profile
Senopati

05 Agustus 2022 20:49

449 dilihat
Tinjau Sekolah Rusak Dan Minim Siswa, Bupati Malang Minta Segera Merger 
Bupati Malang H.M Sanusi (rompi merah) saat berdialog dengan Kepala Sekolah, guru dan Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Malang di SDN 2 Jeru, Turen Malang. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Bupati Malang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, meninjau beberapa Sekolah Dasar (SD) yang rusak dan minim siswa.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Malang, HM Sanusi meminta Dinas Pendidikan untuk menggabungkan (merger) sekolah yang rusak dan minim siswa dengan sekolah yang bagus dengan siswa yang banyak.

Menurut Bupati Malang, apabila ada sekolah rusak dengan siswa yang sedikit sekali untuk digabungkan dengan sekolah lain yang lebih bagus dengan jumlah siswa yang banya.

"Kalau sekolah rusak dan muridnya banyak nanti kita perbaiki, tapi kalau muridnya sedikit sekali nanti kita merger dengan sekolah lain," katanya.

Sanusi mencontohkan seperti di SDN 2 Jeru, Turen, Kabupaten Malang ini.

"Jumlah muridnya hanya 17 siswa, ya harus di merger," kata HM Sanusi saat meninjau SDN 2 Jeru, Turen, Jumat (5/8/2022).

Sekolah yang telah merger, Pemkab Malang akan mengosongkan tempat tersebut dan tidak ditempati lagi, namun tetap masuk aset Disdik Kabupaten Malang.

"Untuk SDN 2 Jeru Turen ini nantinya akan dikosongkan dan muridnya gabung di sekolah satunya, karena ini tanah dan bangunan masuk asset Disdik apabila nanti ada yang memanfaatkan tempat ini, nanti kita bicarakan," beber Abah Sanusi.

Untuk tahun 2022 ini kemampuan anggaran untuk pembangunan sekolah masih kurang, Bupati Malang berencana akan menggandeng Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun gedung sekolah yang rusak.

"Nanti kita hitung semua jumlah sekolah yang rusak, nanti saya cara menggandeng CSR kita ajak untuk membangun sekolah," jelas Bupati Malang.

Selain SDN 2 Jeru Turen, Bupati beserta rombangan juga meninjau SDN 7 Pamotan Dampit yang juga bangunannya rusak, namun jumlah siswanya cukup banyak, Disdik Kabupaten Malang akan memperbaiki.

"Untuk di SDN 7 Pamotan Dampit juga rusak parah tapi kami akan memperbaiki kerusakan sekolah tersebut, dikarenakan jumlah siswanya banyak mencapai 100 lebih, jadi kita perbaiki saja," tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SDN 2 Jeru Turen, Siti Fatimah mengutarakan, pihaknya pernah mengajukan ke Disdik Kabupaten Malang untuk merger namun tidak disetujui.

"Akhirnya kami oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Disdik disuruh mengajukan lagi perbaikan pada tahun ini, dan tadi Bapak Bupati sudah memutuskan di merger kami siap melaksanakan," pungkas Siti Fatimah.

SDN 2 Jeru Turen memiliki 6 ruang kelas, namun yang dapat dipakai hanya tiga ruang kelas sisanya rusak, dengan jumlah siswa 17 dengan guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 2 orang, Pegawai Negeri Sipil 2 orang dan honorernya 1 orang. (Seno)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tinjau Sekolah Rusak Dan Minim Siswa, Bupati Malang Minta Segera Merger 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT