Senin, 28 November 2022
Pendidikan

Universitas Brawijaya Bakal Jalin Sinergi Program dengan PCNU Banyuwangi

profile
Ikhwan

24 November 2022 20:19

604 dilihat
Universitas Brawijaya Bakal Jalin Sinergi Program dengan PCNU Banyuwangi
Prof Luchman Hakim saat bertemu dengan KH Ali Makki Zaini. (SJP)

KABUPATEN BANYUWANGI – Universitas Brawijaya mengadakan pertemuan dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi.

Berlangsung di Kantor PCNU setempat,  pertemuan ini menjadi gerbang awal, rencana sinergisitas program antar kedua lembaga tersebut.

Dalam pertemuan ini Universitas Brawijaya, diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Prof Luchman Hakim S.Si.,MAgrSc., Ph.D.

Sementara PCNU, dihadiri langsung oleh Ketua PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini beserta jajaran pengurus.

Pertemuan ini berlangsung cair. Sembari berjalannya obrolan, masing-masing lembaga ini memaparkan video program kerja yang selama ini telah dilakukan untuk Kabupaten Banyuwangi.

KH Ali Makki Zaini atau yang akrab disapa Gus Makki ini menyebut saat ini ada dua fokus program yang akan diaktualisasikan oleh PCNU

Pertama adalah program 100 kampung NU dan kedua adalah upaya pendirian perguruan tinggi NU di Bumi Blambangan. 

"Kedua program itu diharapkan menjadi sumbangsih dari NU Banyuwangi menyambut 1 Abad NU yang akan jatuh pada Februari 2023," kata Gus Makki.

Gus Makki menyebut, selama ini NU Banyuwangi secara aktif dan komitmen untuk terus berupaya melakukan pembangunan sumber daya manusia unggul.

"Kami harap, UB mendukung dua agenda penting PCNU Banyuwangi karena UB adalah perguruan tinggi besar, dan tentunya mempunyai sumberdaya yang tidak diragukan lagi untuk mendukung program-program di masyraakat, khususnya NU di Banyuwangi," pungkasnya.

Terpisah, Prof. Luchman Hakim, S.Si.,MAgrSc., Ph.D mengatakan selama ini LPPM UB telah melaksanakan serangkaian program di Banyuwangi.

Diantaranya kerjasama dengan kelompok-kelompok masyarakat di Banyuwangi dalam program 'Doktor Mengabdi'.

Dimana para doctor Universitas Brawijaya mengimplementasikan program di Muncar, Bangsring, Glagah dan Kalipuro.

"Kegiatan yang dilakukan tidak sekadar pelatihan, tetapi juga ada kontribusi beberapa alat yang dapat digunakan masyarakat untuk meningkatkan kegiatan ekonomi produktif, baik secara langsung maupun tidak langsung," kata Prof Luchman.

Sebagai contoh, kata Luchman, di Kecamatan Kalipuro. Di situ telah diberikan pelatihan untuk meningkatkan produktifitas, kualitas dan pasca panen kopi. Ada juga gagasan lingkungan Secang sebagai Kampung SDGs. 

Di Papring, bahkan tim Doktor Mengabdi UB memberikan peralatan roasting kopi yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam pengawasan Kampung Batara.

"Program ini adalah bagian dari interaksi yang sudah terbangun lama antara Universitas Brtawijaya dan komunitas di dusun Papring," ujarnya.

Menyambut permintaan PCNU Banyuwangi, Prof Luchman menyebut Universitas Brawijaya tentu telah cukup siap.

Beberapa program strategis yang dapat disinergiskan, antara lain program Doktor Mengabdi, kegiatan pengabdian masyarakat oleh fakultas, serta KKN.

Khusus KKN, tahun 2023 direncanakan akan ada 14 ribu mahasiswa UB akan melakukan KKN/PKM dalam skema program PKM 1000 desa. 

Mahasiswa KKN akan diikuti oleh dosen-dosen dengan kegiatan pengabdian masyarakat. 

"Potensi tersebut tentunya dapat dimanfaatkan oleh PCNU untuk memperkuat program 100 kampung NU," tegasnya.

Terkait dengan rintisan perguruan tinggi NU di Banyuwangi, Prof Luchman mengaku Universitas Brawijaya akan mendukung sepenuhnya dan siap bekerjasama.  

"Universitas Brawijaya mempunyai kepentingan dalam menumbuhkembangkan universitas-universitas di daerah yang dapat menjadi mitra strategis UB dalam mencapai reputasi global," tegasnya. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Universitas Brawijaya Bakal Jalin Sinergi Program dengan PCNU Banyuwangi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT