Kamis, 06 Oktober 2022
Peristiwa Daerah

Aksi Demo Jilid II, Aliansi Mahasiswa di Banyuwangi Berujung Vandalisme

profile
Ikhwan

16 September 2022 23:16

795 dilihat
Aksi Demo Jilid II, Aliansi Mahasiswa di Banyuwangi Berujung Vandalisme
Aksi vandalisme terjadi dalam demo menolak kenaikan harga BBM jilid II oleh Aliansi Mahasiswa Banyuwangi. (SJP)

BANYUWANGI - Aliansi Mahasiswa Banyuwangi menggelar aksi demonstrasi jilid II tolak kenaikan BBM, Jumat (16/9/2022).

Aksi yang diikuti ratusan mahasiswa dari oleh HMI, GMNI, IMM dan Forum Mahasiswa Eksekutif Banyuwangi ini merupakan aksi lanjutan yang dilaksanakan 9 September kemarin.

Aksi yang berlangsung siang tadi itu berlangsung anarkis. Sejumlah masa aksi merusak fasilitas di Gedung DPRD hingga Kantor Pemkab Banyuwangi.

Sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan diantaranya adalah papan nama gedung DPRD. Masa aksi mencopot satu persatu huruf bertuliskan DPRD Banyuwangi hingga bersih. Tulisan gedung dewan diganti oleh masa aksi menggunakan coretan cat bertuliskan "Mosi Tidak Percaya"

Mereka lalu membakar puing huruf itu bersama dengan ban tepat di depan gedung wakil rakyat.

Tak puas dengan aksi di gedung dewan, masa aksi kemudian bergeser ke Kantor Bupati Banyuwangi.

Di kantor Bupati mereka juga kembali merusak fasilitas, diantaranya adalah gerbang depan bangunan yang roboh diterjang masa aksi.

Usut punya usut, tindakan anarkis ini dilakukan karena demonstran merasa kecewa lantaran aksi pertama lalu tidak ditanggapi serius oleh pihak DPRD.

Pada waktu itu perwakilan dari DPRD Banyuwangi menjanjikan untuk menyampaikan ke pusat dan juga memfasilitasi audiensi dengan eksekutif dan juga pertamina. Namun janji itu tidak terlaksana. 

Aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi itu mencoba meredam emosi massa. Namun tak mampu membendungnya.

"Nama DPRD sudah tidak ada, kita sudah tidak percaya lagi kepada dewan perwakilan rakyat daerah," teriak salah satu Korlap Aksi, Dana Wijaya.

Menurut Koordinator Umum Aksi, Aris Rahmatullah, mereka merusak pagar, melempar tomat hingga merusak tulisan, sebagai bukti bahwa pihaknya tidak lagi percaya kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

"Ini sebagai bukti tidak kepercayaan kami dan kekecewaan kami. Karena selama ini hingga sekarang gerakan kami tidak ditemui oleh pimpinan DPRD dan Bupati Banyuwangi," cetusnya.

Usai menyampaikan aspirasinya, ratusan massa pun akhirnya perlahan membubarkan diri sekitar pukul 17.25 WIB. Sebelum itu, mereka berjanji akan kembali turun jalan dengan massa yang lebih besar, sampai ada itikad baik dari pemerintah untuk menurunkan harga BBM. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Aksi Demo Jilid II, Aliansi Mahasiswa di Banyuwangi Berujung Vandalisme

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT