Rabu, 30 November 2022
Peristiwa Daerah

Banyuwangi Berduka, Maestro Seblang Bakungan Tutup Usia

profile
Ikhwan

08 Agustus 2022 21:49

482 dilihat
Banyuwangi Berduka, Maestro Seblang Bakungan Tutup Usia
Maestro Seblang Bakungan, Supani yang tutup usia

BANYUWANGI - Duka kembali menyelimuti kancah seni Banyuwangi. Maestro Seblang Bakungan, Supani dikabarkan meninggal dunia, Senin (8/8/2022) sore.

Supani meninggal dunia di usia ke 72 tahun. Baru satu bulan lalu dirinya menarikan Seblang Bakungan. 

Kabar meninggalnya Supani sontak membuat banyak khalayak kaget dan prihatin.

Belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Supani. Warga mengira Supani meninggal dunia karena komplikasi. 

Salah satu Warga Kelurahan Bakungan, Lukman Hakim mengatakan pasca ritual seblang Supani memang nampak dalam kondisi drop. Kondisi itu terus berangsur hingga hari ini. Dugaan sementara, Supani mengalami sakit lambung akut. 

"Iya saya dengar beliau sudah meninggal dunia. Sore ini saya dengar kabar. Diduga karena sakit lambung akut. Memang saat menari kemarin denyut nadi agak lemah. Sempat merasakan hipertensi dan keluhan sakit lambung. Yang bersangkutan memang sering telat makan karena memang tidak doyan makan," kata Lukman.

Hal senada diungkapkan oleh tetangga Supani yakni Akbar Wiyana. Saat Supani terlihat kurang sehat, warga saat itu hendak merujuknya ke rumah sakit pada Minggu (7/8/2022). Namun dengan tegas Supani menolaknya. 

"Sempat kita sambang yang bersangkutan. Namun tidak mau diajak berobat," tambahnya. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda turut berbelas sungkawa atas meninggalnya penari Seblang Bakungan, Mbah Supani. 

"Kami mewakili pemerintah daerah turut berbelas sungkawa. Apa yang dilakukan oleh mbah Supani adalah hal yang terpuji dengan melestarikan adat dan budaya di wilayah Bakungan," pungkasnya. 

Sebagai informasi, Mbah Supani adalah penari Seblang sejak tahun 2014 hingga 2022. Mbah Supani merupakan keturunan Seblang sehingga ditunjuk sebagai penari dalam ritual adat yang digelar setiap bulan Dzulhijah. 

Pada ritual adat Seblang Bakungan tahun ini, Mbah Supani terpaksa menari dua kali. Karena pada ritual pertama ada beberapa gending dan syarat seserahan ritual adat yang kurang. 

Mbah Supani akhirnya menari lagi untuk melengkapi tarian dan seserahan yang kurang. Ritual adat Seblang di Bakungan digelar sebagai simbol bersih desa untuk keselamatan masyarakat yang ada di wilayah setempat. 

Editor : Syahrul 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Banyuwangi Berduka, Maestro Seblang Bakungan Tutup Usia

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT