Senin, 28 November 2022
Peristiwa Daerah

Buntut Pelebaran Stasiun Banyuwangi Kota, Puluhan Bangunan Terpaksa Dibongkar

profile
Ikhwan

25 Oktober 2022 20:15

629 dilihat
Buntut Pelebaran Stasiun Banyuwangi Kota, Puluhan Bangunan Terpaksa Dibongkar
Sejumlah bangunan yang berada di lahan PT. KAI yang dibongkar oleh pemiliknya. (SJP)

BANYUWANGI – Sejumlah bangunan berdiri di lahan PT.KAI di Lingkungan Watu Ulo, Kelurahan Bakungan, Banyuwangi dibongkar. 

Pembongkaran dilakukan secara mandiri oleh penyewa lahan, menyusul akan dilakukannya pengembangan Stasiun Banyuwangi Kota. 

Ketua RT 1 / RW 2, Lingkungan Watu Ulo, Abu Thalib (55) mengatakan Total ada 10 bangunan yang dibongkar pada Selasa (25/10/2022).

Pembongkaran terpaksa dilakukan, buntut dari adanya pengembangan kawasan stasiun. Pengosongan lahan ditargetkan harus selesai pada Oktober 2022 ini.

"Warga sebenarnya keberatan, tapi mau gimana lagi. Warga diminta mengosongkan bangunan 1 bulan 15 hari sejak sosialisasi September kemarin," kata dia. 

Dia membenarkan bila bangunan yang ditempati sejumlah warga itu berdiri di lahan PT.KAI. Warga sebetulnya hanya memiliki hak pakai. Karena kontraknya cuma berbentuk sewa yang diperpanjang selama satu tahun.

Oleh warga rata-rata bangunan yang ditata ulang itu digunakan untuk usaha seperti jualan nasi, cemilan, minuman, homestay, cafe, serta jasa parkir.

Abu Tholib, juga mengeluh durasi waktu pembongkaran yang diberikan oleh PT. KAI. Jangka waktu satu setengah bulan yang diberikan PT KAI untuk pengosongan bangunan, menurut Abu Thalib sangat singkat. Apalagi tidak ada kompensasi dalam proses pembongkaran.

"Biaya pembongkaran tidak ada. KAI hanya bisa membantu alat berat jika ada bangunan yang tidak bisa dibongkar secara manual," cetusnya.

Abu Talib mengaku, menelan kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta imbas perluasan Stasiun Banyuwangi Kota tersebut. Sebab, bangunan minimarket dan homestay miliknya harus ikut dibongkar.

"Karena sebagian bangunan saya terkena imbas pelebaran. Otomatis dimundurkan. Untuk pembangunan ulang kan butuh biaya yang tidak sedikit. Kalau kerugian saya sih sekitar Rp 150 juta," bebernya.

Menurut Abu Thalib, warga yang terdampak berharap ada kompensasi dari KAI dalam proses pembongkaran. Terlebih kondisi perekonomian yang belum stabil imbas pandemi Covid-19.

"Harapannya sih pasca pandemi seperti ini, kami diberi kompensasi untuk biaya pembongkaran. Setidaknya dari sisi kemanusiaannya lah," tandasnya. (Ikhwan)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Buntut Pelebaran Stasiun Banyuwangi Kota, Puluhan Bangunan Terpaksa Dibongkar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT