Rabu, 17 Agustus 2022
Peristiwa Daerah

Diduga Hina Profesi, Preman Kampung di Situbondo Dipolisikan

profile
Avirista

05 Oktober 2021 22:02

231 dilihat
Diduga Hina Profesi, Preman Kampung di Situbondo Dipolisikan
Ketua PWI Situbondo melapor ke Polres Situbondo

SITUBONDO - Diduga melakukan penghinaan kepada profesi wartawan preman kampung di Situbondo dilaporkan ke polisi. 

Laporan ini dilayangkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Situbondo, yang juga menjadi korban. Polres Situbondo telah meminta sejumlah saksi dan keterangan korban, selaku pelapor.

Diduga pelaku adalah YD (47), warga Kampung Baru, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo.

"Saya melaporkan YD seorang preman kampung ke Mapolres Situbondo yang telah menghina profesi wartawan. Bahkan terlapor sebelumnya, terlibat cekcok mutut dengan saya," tutur Ketua PWI Situbondo, Tolak Imam Riyanto, Selasa sore (5/10/2021).

Untuk dasar laporan, lanjut Imam, menyertakan beberapa barang bukti dan saksi. Karena dirinya tidak terima profesi wartawan dihina, dilecehkan dan direndahkan.

"Terlapor mengeluarkan kata - kata menantang dan tak pantas untuk didengar. Kamu wartawan dan wartawan siapapun dan dimanapun, saya tidak takut. Wartawan itu kayak XXXX, dimanapun bertemu duel dah, kalau perlu cegat saya dah hei wartawan XXXX," ucap Imam menirukan kata kata YD.

Awalnya, sambung Imam, dirinya duduk santai disalah satu warung kopi di Dusun Cangkreng, Desa Kotakan, Kecamatan Kota Situbondo. Tiba - tiba ia dihampirii YD bersama 4 teman lainnya sempat ribut.

"Dengan nada tinggi, memaksa meminta sejulmlah uang kepada saya, dengan alasan untuk dibuat acara diwilayah dusun tersebut," katanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, imbuh Imam, dirinya bersama Ahmad Suhrim dipanggil dan dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik Polres Situbondo.

"Kami berdua dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik terkait laporan penghinaan profesi wartawan yang dilakukan terlapor YD. Kami juga memperhatikan respon dari polres Situbondo dalam menindaklanjuti kasus ini, semoga cepat diproses dan segera diseret ke meja hijau,"ujar Imam.

Menurutnya, dalam menjalakan tugas dan profesi, wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

β€œYang dilakukan YD ini jelas pelecehan, karena saya berprofesi sebagai wartawan resmi bukan abar abal yang memiliki media dan kantor resmi di Situbondo dan juga kantor pusat,” tegasnya.

Kasi humas Polres Situbondo Iptu Achmad Sutrisno membenarkan atas pemanggilan dua orang saksi dan korban terkait laporan tersebut.

"Dua orang korban dan saksi, kami panggil untuk dimintai keterangan terkait kasus trrsebut. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, dalam waktu dekat, terlapor YD juga akan segera kami panggil untuk dimintai keterangan," terangnya. (Sarwo Edi).

Tags
Anda Sedang Membaca:

Diduga Hina Profesi, Preman Kampung di Situbondo Dipolisikan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT