Minggu, 22 Mei 2022
Peristiwa Daerah

DPRD Lumajang Soroti Kinerja DLH Terkait Penanganan Sampah

profile
Achmad

27 April 2022 16:54

406 dilihat
DPRD Lumajang Soroti Kinerja DLH Terkait Penanganan Sampah
Pengolahan sampah oleh DLH di Lumajang mendapat sorotan DPRD. (Fuad/SJP)

LUMAJANG - Persoalan sampah di Kabupaten Lumajang menunjukkan perencanaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang tidak berhasil dalam menjalankan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah.

Semisal saja, menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Bukasan, mengatakan hingga 2021 lalu, masih ada keterbatasan fasilitas buang air besar serta 
pengelolaan timbunan sampah yang menyebabkan pencemaran lingkungan.

"Dari jumlah 53 bank sampah hanya ada 25 yang masih aktif hingga 2021, sehingga menyebabkan Lumajang panen sampah, karena disaat yang bersamaan tidak ada tanda-tanda pergeseran gaya hidup 
masyarakat untuk mengurangi sampah," katanya kepada wartawan, Rabu (27/4/2022) via chat WhatsApp.

Sementara Pemkab Lumajang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, kata Bukasan, masih belum menjadikan pengelolaan sampah sebagai prioritas.

"Hal ini ditunjukkan dengan terbatasnya pengawasan untuk pengurangan sampah, penyediaan alat angkut sampah, dan insentif untuk masyarakat yang mengelola sampah dengan baik," kata Bukasan.

Maka dari itu, Bukasan meminta kepada Bupati Lumajang, dengan
memastikan DLH Kabupaten Lumajang bekerja dengan baik untuk mengawasi dan melakukan sosialisasi Perda tentang 
Pengelolaan Sampah.

Selain itu, menurut Koordinator Komisi B ini, DLH Kabupaten Lumajang harus memberikan edukasi serta penertiban pada 
industri-industri penghasil sampah agar tercipta lingkungan yang sehat.

Bahkan pihaknya berencana akan memberikan pelatihan kepada masyarakat sehingga memiliki 
instrumen dan pengetahuan dalam melakukan pengawasan 
lingkungan.

"Kami meminta kepada Bupati Lumajang, harus proaktif meningkatkan pengawasan dan penegakan Perda terhadap setiap pelanggaran dokumen izin lingkungan atas pelaksanaan berbagai kegiatan dan proyek pembangunan," bebernya.

DLH Kabupaten Lumajang, ditegaskan Bukasan, tidak perlu ragu untuk merekomendasikan penghentian aktivitas 
kegiatan pembangunan atau proyek apapun sepanjang belum memiliki izin lingkungan.

"Apabila aktivitasnya melanggar Perda Nomor 10 Tahun 2006 juga harus dievaluasi dan dikenakan sanksi tegas," ujarnya lagi.

Selain itu, Pemda harus menyediakan laboratorium lingkungan untuk dapat 
melakukan uji lingkungan secara ilmiah maupun secara hukum.

Oleh karena itu, ditegaskan politisi PDI Perjuangan itu, peranan dan fungsi laboratorium lingkungan adalah sangat 
vital dalam mendukung tugas-tugas pemerintah terutama yang berwenang dalam pengelolaan lingkungan hidup seperti Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD).

"Laboratorium diperuntukan untuk mengetahui atau memonitor ada tidaknya pencemaran lingkungan di 
suatu wilayah misalnya kualitas air permukaan, kualitas udara ambien atau kualitas emisi udara, kebisingan, debu di lokasi perindustrian, kualitas air tanah, kualitas tanah yang dapat digunakan sebagai alat bukti dalam penegakan hukum lingkungan," tambahnya.

Dinilai masih banyak persoalan sampah, Bukasan melalui DPRD Kabupaten Lumajang merekomendasikan 
kepada Pemkab Lumajang untuk melakukan pemantauan atas berlakunya Perda yang sudah berlaku lebih dari dua tahun wajib untuk dievaluasi keberlakuannya.

"Jika tidak dilaksanakan, maka DPRD Kabupaten  Lumajang akan mengambil inisiatif untuk melakukan kajian pemantauan terhadap Perda No. 10/2006 tersebut sebagaimana diamanatkan Pasal 21 Peraturan Pemerintah Nomor 12/2018 tentang TATIB DPRD," tegas dia.

Mendatang, jika ditemukan ada persoalan dan Pemda tidak menjalankan, DPRD dapat membentuk Panitia Khusus mengingat pentingnya persoalan pengelolaan sampah di Lumajang.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Lumajang, Hertutik, tidak menjawab apa yang ditanyakan media ini seputar catatan strategis DPRD Kabupaten Lumajang. (Fuad)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

DPRD Lumajang Soroti Kinerja DLH Terkait Penanganan Sampah

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT