Jumat, 07 Oktober 2022
Peristiwa Daerah

Dugaan Pungli Wakasun di Jember, Kades dan BPD Rapat Darurat

profile
Rochul

06 Oktober 2021 18:03

353 dilihat
Dugaan Pungli Wakasun di Jember, Kades dan BPD Rapat Darurat
Badan Permusyawaratan Desa,(BPD) Desa Menampu Gelar Rapat Internal.

JEMBER - Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) oleh Wakil Kepala Dusun (Wakasun) Pulorejo kian meruncing.  Wakasun bernama Satino membuat Badan Pemusyarawatan Desa (BPD) dan kepala desa menggelar rapat terbatas, membahasa persoalan tersebut.

Pihak BPD yang juga resah dengan adanya dugaan pungli, yang merebak luas dan membuat beberapa orang juga mengaku sebagai korban melaporkan. Alhasil sejumlah anggota BPD turun ke pihak masyarakat, untuk mencari kebenaran atas dugaan tersebut.

"Kami pihak BPD meminta kepada kepala desa untuk cepat ambil sikap terhadap yang bersangkutan yaitu oknum Wakasun tersebut, seperti halnya memberikan Surat peringatan,(SP) dan lekas mengangkat secepatnya kekosongan kepala dusun agar permasalahan ini lekas selesai," kata Ketua BPD M Yasit, saat ditemui pada pada Rabu 6/10/2021).

Yasit mengaku terkejut dengan adanya aduan adanya dugaan pungli, yang membuat masyarakat mendatangi kantor desa. Ia pribadi tak menduga adanya dugaan Wakasun yang mematok tarif Rp 350 ribu untuk kepengerusan sertifikat yang langsung jadi.

"Sangat kaget, kami tidak menyangka jika Wakasun melakukan hal itu dan ironisnya lagi ia juga menyampaikan jika program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) sudah tutup, padahal program tersebut sudah jelas tutup akhir tahun 2021, dan sampai saat ini masih berjalan," terangnya.

Pihak BPD juga membuka layanan pengaduan perihal kejadian ini, hal itu dilakukan lantaran agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dan cukup hanya sekali ini saja.

Sementara itu, Kades Menampu H Aan Rofi'i dalam rapat terbatas juga menyampaikan kepada pihak BPD perihal permasalahan dugaan pungli yang dilakukan Wakasun bersama Satino tersebut.

"Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Dispemades kemarin juga perihal masalah ini. Kami segera panggil yang bersangkutan dan memberikan teguran tertulis dan skorsing kepada Wakasun, karena hal ini cukup membuat coreng Pemdes Menampu," ungkap Aan.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan, jika beberapa warga akan datang kembali ke balai desa, guna menindaklanjuti permasalahan ini. 

"Data yang kami terima sementara ini ada 10 orang lebih, salah satunya Miftahul Zannah yang sempat naik pitam beberapa hari lalu perihal masalah ini," tandasnya. (Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dugaan Pungli Wakasun di Jember, Kades dan BPD Rapat Darurat

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT