Senin, 28 November 2022
Peristiwa Daerah

Gempita Hari Jadi ke-21 Kota Batu, Momentum Terakhir Kepemimpinan Dewanti dan Punjul

profile
Doi

18 Oktober 2022 11:56

742 dilihat
Gempita Hari Jadi ke-21 Kota Batu, Momentum Terakhir Kepemimpinan Dewanti dan Punjul
Upacara peringatan hari jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur dan hari jadi ke-21 Kota Batu. (Doi/SJP)

KOTA BATU – peringatan hari jadi ke-21 Kota Batu kali ini, merupakan momentum yang terakhir untuk kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2017-2022.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Jadi ke-21 Kota Batu yang berlangsung di halaman Balaikota Among Tani Kota Batu, Senin 17 Oktober 2022 kemarin.

Rangkaian upacara tersebut, diikuti oleh seluruh elemen masyarakat Kota Batu sesuai protokol kesehatan, upacara digelar secara sederhana.

Terkait saat-saat terakhir periode kepemimpinan dirinya sebagai Wali Kota Batu, Dewanti menegaskan jika beragam program pembangunan sudah dilaksanakan tanpa meninggalkan kearifan lokal dan budaya. 

"Pembangunan yang terintegrasi ini sebagaimana yang tertuang RPJMD Desa Berdaya Kota Berjaya,” ujar Wali Kota Batu.

Dalam amanat upacara yang ia sampaikan, Wali Kota Batu mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas tragedi 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

Sebagai rasa turut berduka, Dewanti mengatakan, beberapa agenda peringatan hari jadi Kota Batu akan lebih difokuskan pada acara keagamaan serta acara yang melibatkan masyarakat.

“Sudah saatnya kita berbenah agar kejadian serupa tidak akan terulang lagi di masa mendatang,” ungkap Dewanti.

Wali Kota Batu juga membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menyatakan bahwa pasca perjuangan menghadapi pandemi Covid-19, kini saatnya mengembangkan kembali daya inisiatif, kolaborasi dan inovasi.

"Tiga karakter tersebut dapat disingkat IKI (inisiatif, Kolaborasi dan inovasi). Dalam bahasa Jawa Timur-an maka ketika ditanya apa jawaban Kita terhadap tantangan zaman, iki jawabane: Inisiatif, Kolaborasi, dan inovasi,” serunya.

Usai menggelar upacara peringatan, selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambang veteran dan pokja, lalu diteruskan dengan peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di lantai 2 Gedung C Balai Bota Among Tani Kota Batu.

Dewanti menjelaskan, keberadaan MPP ini sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

“Alhamdulillah, tepat di hari Ulang Tahun Kota Batu yang ke 21 ini, Pemerintah Kota Batu sekaligus melakukan soft launching Mal Pelayanan Publik,” kata dia.

Grand launching MPP Among Warga, lanjut Dewanti, akan dilakukan pada Desember 2022. MPP Among Warga akan ditempati oleh 22 organisasi/lembaga pelayanan masyarakat.

"Nanti yang akan menempati MPP Among Warga diantaranya pelayanan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BPN, Kejari, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, BNN hingga Polres Batu," papar dia.

Beberapa pelayanan, masih kata Dewanti, sudah ada di MPP, semua pelayanan akan dilengkapi saat grand launching di bulan Desember nanti,” imbuh politisi PDI Perjuangan ini.

"MPP memiliki berbagai jenis layanan dari instansi yang bervariasi. MPP sekaligus menyediakan fasilitas dan sarana prasarana pendukung sesuai dengan standar pelayanan," jelasnya.

Fasilitas tersebut, ditambahkan Dewanti, antara lain loket informasi, pojok baca, ruang laktasi, ruang bermain anak, toilet, dan pusat ATM.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Pemprov Jatim, Ramliyanto, mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi atas diluncurkannya MPP Among Warga. Harapannya, MPP Kota Batu bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur, memberikan apresiasi, MPP Among Warga ini menjadi Mal Pelayanan Publik ke-12 yang ada di Jawa Timur. Semoga kedepannya akan semakin berkembang,” kata Ramliyanto.

Mall Pelayanan Publik Among Warga berada di Balai Kota Among Tani, Gedung C Lt. 2 Jalan Panglima Sudirman No. 507 dengan jam pelayanan Senin-Kamis mulai jam 08.00 – 15.00 WIB dan Jumat jam 08.00 – 13.00 WIB.

Di lain tempat, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, dalam kunjungannya ini sekaligus memberikan bantuan sosial kepada para veteran dan janda veteran.

Selain veteran dan janda veteran, rombongan sekaligus mengunjungi kelompok kerja (Pokja) peningkatan status Kota Batu.

"Berdirinya Kota Batu tidak lepas dari peran serta veteran dan perjuangan pokja peningkatan status Kota Batu. Jadi peran veteran tidak bisa diacuhkan," pungkas dia.

Salah satu janda veteran Kota Batu, Kastini, merasa senang mendapat kunjungan Wali Kota Batu beserta wakilnya dan jajaran penting di kota wisata ini.

“Saya senang rumah saya dikunjungi orang nomor satu di Kota Batu. Semoga dengan silaturrahmi, dapat terjaga dengan baik dan masyarakat dapat terus bersama-sama untuk bersinergi membangun Kota Batu," harap dia.

Sekadar informasi, acara ini dihadiri juga oleh Fraksi DPRD Kota Batu, Anggota DPR RI Krisdayanti, rombongan Kemenpan dan RB, Wakil Bakorwil III Malang, Wakil Bupati Malang, Wakil Wali Kota Malang, Forkopimda Kota Batu, DPRD Kota Batu, Kepala Biro Provinsi Jawa Timur, pimpinan Instansi vertikal, dan anggota Pokja Kota Batu.

Begitu pula kehadiran Menteri Desa, Pembangunan Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar, yang menyerahkan penghargaan Bhakti Desa Utama kepada Wali Kota Batu, dan sejumlah Kepala Desa.

Berdasarkan informasi dari Diskominfo Kota Batu, penghargaan tersebut diberikan karena 19 desa di Kota Batu sudah berstatus mandiri. (ADV)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Gempita Hari Jadi ke-21 Kota Batu, Momentum Terakhir Kepemimpinan Dewanti dan Punjul

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT