Jumat, 03 Februari 2023
Peristiwa Daerah

Kantor BPTD Digeruduk Ratusan Pekerja Kapal, Tuntut  Kenaikan Tarif penyeberangan di Pelabuhan  

profile
Ikhwan

24 September 2022 16:47

506 dilihat
Kantor BPTD Digeruduk Ratusan Pekerja Kapal, Tuntut  Kenaikan Tarif penyeberangan di Pelabuhan  
Aksi massa geruduk Kantor BPTB Banyuwangi

BANYUWANGI - Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) digeruduk ratusan masa pekerja kapal yang tergabung dalam DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Banyuwangi, Jumat (23/9/2022). 

Aksi demo ini menuntut kenaikan tarif penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, menyusul kenaikan BBM beberapa waktu lalu.  

Mereka pun membentangkan sejumlah spanduk bernada protes kepada pemerintah, yang isinya mengeluhkan lambannya pemberlakuan tarif baru penyeberangan.   

Masa aksi membawa spanduk dan poster bernada protes, mereka juga meneriakkan yel-yel permintaan kenaikan tarif tiket penyeberangan.  

"Naikkan tarif, naikkan tarif sekarang juga. Jangan diskriminasi kami. Seharusnya pemerintah sudah menaikkan tarif tiket karena BBM sudah naik," ujar orator.  

Dalam aksi ini, Kabid Usaha dan Pentarifan, DPP Gapasdap Pusat Rachmatika Ardiyanto, turun langsung memimpin demo. 

Dia mengaku, aksi menuntut kenaikkan tarif ini akibat pengusaha kapal yang kelimpungan dengan biaya operasional, pasca kenakan harga BBM.  

"Kami disini meminta pemerintah untuk peduli terhadap kami. Ini sudah 20 hari kenaikan harga BBM. Seharusnya, pemerintah sudah melakukan kenaikan tiket agar kami bisa hidup. Kami merugi sampai saat ini," ujarnya di depan para pendemo.  

Sejak naiknya harga BBM, kata Rachmatika, biaya pelayaran naik hingga 45 persen. Sebab, begitu BBM naik, operator kapal langsung membeli BBM dengan harga baru. Namun, tarif penyeberangan tetap dengan harga lama.  

Rachmatika menambahkan, pemerintah dinilai menganaktirikan tiket penyeberangan. Sebab begitu harga BBM naik, sejumlah moda transportasi lain langsung menaikkan tarif. Apalagi, ketika BBM naik tahun 2017, belum ada kenaikan tarif penyeberangan. Jika tarif penyeberangan tak dinaikkan, pihaknya khawatir operator kapal tak bisa membeli BBM. Apalagi, BBM menjadi komponen utama bagi perusahaan pelayaran.  

“Sebelumnya, kami mengajukan permintaan penyesuaian tarif sekitar 35 persen. Sempat ada Keputusan Menteri terkait tarif baru. Tapi, ditarik kembali,” keluhnya.  

Dia meminta pemerintah untuk segera menaikkan tarif tiket penyeberangan. Dia menargetkan pemerintah segera menaikkan harga tiket penyeberangan 3 hari mendatang. 

"Jadi, kami ingin secepatnya pemerintah memberlakukan tarif baru penyeberangan. Targetnya 3 hari kedepan. Jika tidak, kami tidak bisa memenuhi biaya operasional," katanya didampingi Ketua DPD Gapasdap Banyuwangi, Putu Gde Widiana.  

Aksi demo itu pun langsung direspon Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Ketapang, Rocky Surentu. Pejabat ini memastikan akan melanjutkan aspirasi Gapasdap ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Surabaya, lalu akan dilanjutkan ke pusat.  

"Secepatnya akan kami lanjutkan aspirasi operator pelayaran ini. Terima kasih menyalurkan aspirasi dengan baik dan tidak anarkis," tegasnya.

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kantor BPTD Digeruduk Ratusan Pekerja Kapal, Tuntut  Kenaikan Tarif penyeberangan di Pelabuhan  

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT