Sabtu, 10 Desember 2022
Peristiwa Daerah

Kartu E-Nak, Solusi Maraknya Pencurian Hewan

profile
Achmad

13 April 2022 17:58

542 dilihat
Kartu E-Nak, Solusi Maraknya Pencurian Hewan
Ternak milik warga Kabupaten Lumajang sedang didata masuk aplikasi E-Nak. (Achmad/suarajatimpost.com)

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang menerapkan kartu elektronik ternak (E-Nak) untuk mengantisipasi  maraknya pencurian hewan (curwan) ternak.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengatakan, E-Nak ini  memudahkan indentifikasi ternak warga yang hilang.

"Kami berencana akan memberlakukan kartu E-Nak ini sebagai syarat  jual-beli ternak di pasar hewan," katanya kepada sejumlah media, Rabu (13/4/2022) pagi.

Dia memberikan arahan pada penyerahan simbolis kartu E-Ternak, di salah satu Kandang Kumpul milik peternak Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono.

Cak Thoriq, panggilan akrab Bupati Lumajang, juga menjelaskan, kartu E-Nak tersebut, merupakan upaya pemerintah untuk mengantisipasi serta meminimalisasi tindak kriminalitas pencurian hewan ternak di Kabupaten Lumajang.  

"Identitas ternak yang prioritasnya sapi ini supaya bisa mengantisipasi apabila terjadi apa-apa terhadap hewan ternak milik warga," jelasnya.  

Selain itu, kartu E-ternak juga mempermudah dalam mengidentifikasi hewan ternak milik warga yang hilang.

Hal ini lantaran kartu ternak tersebut berguna sebagai bukti kepemilikan hewan ternak yang di dalamnya terdapat informasi nama peternak, alamat, ciri-ciri hewan ternak, jenis ternak dan ras ternak.

"Ini merupakan usaha kita untuk memastikan bahwa ternak itu ada kepemilikannya, dan nanti di pasar kalau jual beli ternak juga ada identitasnya, asalnya dari mana,"  terangnya.

Politisi PKB ini menambahkan, pemerintah juga akan memperluas cakupan kartu E-Ternak di seluruh desa yang tersebar di wilayah Lumajang.
  
"Dalam waktu dekat kami akan mengumpulkan kepala desa untuk pendataan ternak sapi yang ada di desa-desa sehingga dapat segera teridentifikasi," imbuhnya. 

Sementara itu, Kapolres Lumajang, Dewa Putu Eka Darmawan menyampaikan apresiasi terhadap program yang diinisiasi pemerintah melalui Dinas Ketahangan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang. 

Menurutnya, hal ini merupakan dukungan pemerintah terhadap Polri dalam mengungkap kejadian atau kasus pencurian hewan ternak. 

"Jadi kartu ternak ini upaya dan ikhtiar dari pemerintah mendukung kami. Jadi tidak cukup hanya mengungkap kejadian atau menjaga, karena pelaku punya cara-cara mengelabui petugas," jelasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Hairil Diani mengatakan, bahwa pendataan kartu E-ternak tersebut telah dilakukan sejak 2021, tepatnya di Kecamatan Jatiroto. 

"Saat itu 2.257 ekor yang sudah kita terbitkan kartu E-nak," sambungnya. 

Sementara tahun ini, pihaknya telah melakukan pendataan di 10 desa yang tersebar di Kecamatan Sukodono, dengan rincian 1.078 ekor yang sudah di terbitkan kartu E-Nak. 

"Tahun ini ada 10 desa yang telah dilakukan pendataan, dan ini masih terus berjalan karena prosesnya terus berlangsung dan saat ini sudah terkumpul  semuanya 1.078 ekor," pungkasnya.

Editor: Noordin Djihad

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kartu E-Nak, Solusi Maraknya Pencurian Hewan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT