Rabu, 17 Agustus 2022
Peristiwa Daerah

Kasus Dugaan Korupsi Pemotongan Honor Pemakaman Covid-19, Polisi Tetapkan Satu Tersangka 

profile
Rochul

27 Juli 2022 18:38

505 dilihat
Kasus Dugaan Korupsi Pemotongan Honor Pemakaman Covid-19, Polisi Tetapkan Satu Tersangka 
Kasat Reskrim Polres Jember Akp Dika Hardiyawan Wiratama.

JEMBER - Melalui tahapan penyelidikan dan sesuai petunjuk dari P-19 Jaksa Penuntut Umum. Soal kasus dugaan korupsi pemotongan honor pemakaman Covid-19 tahun 2021 lalu.

Polisi menetapkan tersangka baru Mohammad Djamil (MD), yang sebelumnya sekitar tahun 2021 lalu menjabat sebagai Kepala BPBD Jember. MD ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya berstatus saksi. 

MD ditetapkan sebagai tersangka, setelah terbukti bersama dengan Penta Satria (PS) yang kala itu menjabat sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, melakukan pemotongan honor pemakaman Covid-19.

Aliran dana terkait pemotongan honor pemakaman itu, diketahui ada kurang lebih Rp 282 juta.

Penetapan MD yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Jember itu. Berdasarkan proses gelar perkara antara Polres Jember dengan Polda Jatim beberapa waktu yang lalu.

"Yang awalnya satu orang tersangka, berdasarkan petunjuk P-19 dari Jaksa Penuntut Umum untuk mendalami dan memeriksa saksi baru, apakah ada keterkaitan dalam kasus tersebut. Setelah kami periksa, dan juga kita minta keterangan dari saksi ahli pidana Tipikor. Bahwasannya yang semula saksi, dan didukung gelar saksi di Polda. Bisa kita tetapkan dan naikkan statusnya jadi tersangka berinisial MD (Muhammad Djamil)," kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hardiyan Wiratama,Rabu (27/7/2022).

Dika menjelaskan, terkait peran tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemotongan honor pemakaman itu. MD selaku Kepala BPBD Jember yang memimpin rapat dan menentukan kebijakan.

"Serta mengiyakan apa yang sudah dilakukan peserta pertama itu (tersangka Penta Satria)," ucapnya.

Sementara itu sebagai alat bukti, lanjutnya, untuk menetapkan tersangka baru itu.

"Adalah yang dulu dari keterangan saksi peserta rapat itu," ujarnya.

Lebih lanjut Dika mengatakan, penetapan MD sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi pemotongan honor pemakaman Covid-19. Setelah polisi mendapatkan bukti cukup kuat terkait keterlibatan MD.

"Untuk penetapan tersangka ini, terkait kasus pemotongan honor petugas dan relawan pemakaman. Sebesar total Rp 282 juta. Yang disampaikan pemotongannya antara 10 - 20 persen," bebernya.

"Pemotongan itu merupakan inisiatif dari tersangka awal (Penta Satria). Diantaranya membuatkan seragam baju warna orange (oranye, red). Juga kemudian diketahui, serta juga perintah dari tersangka yang baru ini," terangnya.(Lum)

Editor : Syahrul

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kasus Dugaan Korupsi Pemotongan Honor Pemakaman Covid-19, Polisi Tetapkan Satu Tersangka 

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT