Selasa, 27 September 2022
Peristiwa Daerah

Kebakaran Tumpukan Sampah di TPA Pakusari Meluas, Hari ini Belum Padam

profile
Rochul

23 Agustus 2022 11:10

456 dilihat
Kebakaran Tumpukan Sampah di TPA Pakusari Meluas, Hari ini Belum Padam
Kondisi kebakaran tempat pembuangan Akhir di Jember. (SJP)

JEMBER - Kebakaran tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari belum padam.

Terhitung sudah empat hari lamanya kebakaran di wilayah Zona Lima yang merupakan tempat pembuangan limbah dari potongan-potongan kayu triplek itu tak kunjung padam hingga saat ini.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Pemkab Jember selama 24 jam terus berupaya melakukan pemadaman api.

Pantauan di lokasi kebakaran, hingga Selasa (23/8/2022), upaya pemadaman api itu masih belum berhasil.

Pengawas TPA Jember Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember, Masbud mengatakan pihaknya tidak mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Kalau penyebabnya kurang paham juga, yang jelas percikan api bisa terjadi kebakaran kalau sudah musim kemarau," kata dia.

Karena di TPA Pakusari ini, lanjut Masbud, sampahnya tidak tertutup dengan tanah, dan dari tumpukan sampah itu menghasilkan gas metan yang mudah terbakar. Sehingga kobaran api susah dipadamkan.

Menurut Masbud, kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB pada hari Jumat 19 Agustus 2023 lalu.

“Hari pertama, armada dari damkar itu mencapai 4 kendaraan, dan itu bekerja hampir 24 jam. Istirahat satu jam, kembali lagi datang dengan 5 kendaraan lagi," jelas dia.

Ia menambahkan, besok paginya  hampir 800 Rate air itu tidak mampu, dan bahkan minta bantuan dari pengairan timur (TPA) untuk dihidupkan airnya, kemudian dipompa langsung tidak menggunakan tangki.

Namun upaya itupun belum membuahkan hasil, untuk mengurangi kobaran api.

“Sampai hari ini masih berjalan dan hanya bisa mengurangi, kalau untuk memadamkan masih sulit,” ucapnya.

Terkait kebakaran yang terjadi, menurut Masbud, kobaran api tak kunjung padam. Karena adanya gas metana hasil fermentasi dari tumpukan sampah yang berada dikawasan tersebut.

“Karena gas metana itu, sama halnya dengan gas elpiji biasa. Begitu kena percikan api, langsung terbakar dan langsung habis. Karena timbunan sampah di TPA Pakusari sudah mencapai 14 meter tingginya,” ucapnya.

“Bayangkan saja, berapa kandungan gas yang ada disana. Fermentasi ini juga sudah berjalan 23 tahun,” sambungnya.

Masbud menambahkan, untuk luasan lahan tumpukan sampah yang terbakar juga bertambah.

“Untuk luas lahan itu yang terbakar awalnya zona 5, seluas 3000 meter persegi. Sekarang sudah meluas ke zona 4, hampir 2,3 hektar (luas lahan terbakar). Dari lahan yang ada kurang lebih 6,8 hektar lokasi TPA Pakusari,” bebernya.

Terpisah Petugas Damkar dan Penyelamatan Pemkab Jember Eko, mengaku upaya pemadaman api di TPA Pakusari masih terus dilakukan.

“Untuk pemadaman api ini, kami semua bekerja 24 jam. Kami gantian piket untuk upaya pemadaman api. Tapi kobaran api mirip sekam. Saat atasnya padam, tapi bawahnya masih ada titik api yang menyebabkan terus terjadi kebakaran,” katanya.

Untuk Armada Truk Damkar yang dikerahkan, lanjut Eko, dari semua kendaraan sudah dikerahkan semua.

“Hari ini yang bekerja ada 3 truk damkar, yang lain masih ada kerusakan, armada truk damkar dari Pos Rambipuji dan Ambulu. Karena dari hari pertama bekerja optimal. Ini kami dari Kalisat kembali turun dan dari Mako,” ucap anggota Damkar Pos Kalisat itu. (Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kebakaran Tumpukan Sampah di TPA Pakusari Meluas, Hari ini Belum Padam

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT