Kamis, 09 Februari 2023
Peristiwa Daerah

Kecam Aksi Perdagangan Orang, SBMI Lakukan Edukasi

profile
Achmad

13 Januari 2023 20:31

1.3k dilihat
Kecam Aksi Perdagangan Orang, SBMI Lakukan Edukasi
SBMI Kabupaten Lumajang


LUMAJANG - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengecam maraknya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah Kabupaten Lumajang, yang membuat resah sejumlah warga masyarakat lainnya.

Ketua DPC SBMI Kabupaten Lumajang, Madiono menyampaikan, kalau pihaknya selalu mengedukasi para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lumajang, agar mengetahui resiko-resiko jika menjadi PMI ilegal.

"Dengan sejumlah pengurus di sejumlah desa, SBMI selalu berkoordinasi dengan Pemerintahan Desa setempat, asal calon PMI berasal, agar mereka tidak terjerumus setibanya di negeri orang," terangnya kepada awak media ini, Jumat (13/1/2023) sore via WhatsApp.

Dikatakan Madiono, memang tidak sedikit para PMI yang terkena iming-iming gaji besar, pada akhirnya terjerumus menjadi korban TPPO. Menurut Madiono, pihaknya selalu mengajak para Kepala Desa (Kades) untuk selalu ikut mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjadi pekerja yang prosedural / legal sesuai amanat Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI) yaitu UU Nomor 18 Tahun 2017 yang telah diberlakukan dengan PP Nomor 59 Tahun 2021.

"Kami juga sampaikan kepada para Kades untuk membentuk Dewan Pimpinan Desa Serikat Buruh Migran Indonesia (DPD SBMI) di desanya, dimana pengurus dan anggota adalah mantan PMI dan keluarganya. Dengan demikian maka dapat dengan mudah mewaspadai modus-modus operandi calo pekerja ilegal dan juga memberikan pemberdayaan kepada mantan dan keluarga PMI," jelasnya.

Sementara itu, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Lumajang, ikut angkat bicara soal maraknya PMI ilegal di Kabupaten Lumajang, dan akan terus melakukan edukasi terhadap masyarakat, agar mereka dapat memilih antara bekerja menjadi PMI legal dan ilegal.

"Kami akan terus pantau dan ikut berikan edukasi terhadap warga, jika akan pergi bekerja keluar negeri. Minimal mereka mengetahui plus minusnya dalam urusan administrasi dan skill dari pada calon PMI," kata Ketua LSM Lumajang Bergerak Satu Indonesia (LBSI) Kabupaten Lumajang, H Romli Efendi kepada wartawan.

Jika ditemukan persoalan seperti prosedur yang ilegal, kata mantan anggota DPRD Kabupaten Lumajang periode 2009-2014 ini, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kami akan jalin sinergitas dengan APH dan dinas instansi lainnya, agar jika ditemukan perkara bisa langsung diselesaikan, dan tidak merugikan warga calon PMI tersebut," bebernya. (*)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kecam Aksi Perdagangan Orang, SBMI Lakukan Edukasi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT