Kamis, 30 Juni 2022
Peristiwa Daerah

Tahanan Narkoba Menikah di Polres Mojokerto Kota

profile
Andy

24 Mei 2022 18:37

408 dilihat
Tahanan Narkoba Menikah di Polres Mojokerto Kota
Pasangan pengantin di Aula Prabu Hayam Wuruk Polres Mojokerto Kota menerima buku nikah

KOTA MOJOKERTO — Pemandangan mengharukan terjadi di Aula Prabu Hayam Wuruk Polres Mojokerto Kota, Selasa (24/5/2022) pagi.

Seorang pria muda lengkap dengan jas dan kopiah, sementara di sampingnya nampak anggun seorang wanita dengan memakai kebaya putih khas pengantin yang dihiasi mahkota di kepalanya.

Pria berjas tersebut ternyata seorang tahanan narkoba MAS (28) yang menikahi gadis pujaan hatinya IR (27).

MAS merupakan warga Desa Gedeg, sedangkan IR (27), warga Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Ijab kabul yang dipimpin penghulu Ulil Hikam berlangsung dengan tangis haru baik mempelai maupun keluarga.

MAS menikahi IR  dengan mahar Rp 500 ribu dan cincin, dihadiri Kepala KUA Kecamatan Trowulan, Arif Febriyanto.

MAS, seorang residivis kasus narkoba ini dengan lancar mengucapkan ijab kabul, yang disambut para saksi dari keluarga mempelai dengan mengatakan sah.

"Terima kasih Polres Mojokerto Kota yang sudah membantu pernikahan kami, semoga langgeng, mohon doanya," ungkap MAS singkat, dengan mata yang berkaca-kaca.

Pasangan yang menikah di Polres Mojokerto Kota

Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan, sesuai dengan kebijakan Pak Kapolri bahwa Polri ini dituntut untuk presisi.

"Kami juga proporsional dalam memberikan hak-hak tahanan bahwa kebutuhan dasar sebagai warga negara dan kebutuhan dasar sebagai manusia. Salah satunya adalah bebas melangsungkan pernikahan," terangnya.

Jadi, lanjut Rofiq, tidak dicabut hak untuk menikah sehingga kami fasilitasi.

"Karena di agama apapun pasti sepakat tidak mempersulit proses untuk orang melakukan pernkahan," cetusnya.

Terkait status tahanan, AKBP Rofiq menjelaskan, prosesnya masih dalam penyidikan polisi tapi berkas sudah tahap I, masih dalam proses evaluasinya dari jaksa. 

"Kami juga sudah melaporkan ke Bapak Kapolda untuk kasus ini dan mendapatkan izin Polres Mojokerto Kota dapat membantu kelangsungan prosesi pernikahannya. Ini Sebagai bentuk perwujudan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan," jelasnya.

Menurutnya, walaupun berstatus tahanan, dia tetap masyarakat, bagian dari warga negara Indonesia. Jadi hak-haknya harus diberikan, tanpa dibedakan, semuanya harus equality before the law, statusnya sama di mata hukum.

"MAS sudah ditahan selama 1 bulan 1 minggu. Mereka sudah merencanakan nikah sebelum ditangkap. Pengajuan untuk menikah sudah lama sebenaranya, sebelum Ramadan, cuma kita banyak kegiatan yang harus diselesakain. Nah, setelah kegiatannya landai hari ini kita langsungkan pernikahan mereka," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tahanan Narkoba Menikah di Polres Mojokerto Kota

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT