Rabu, 17 Agustus 2022
Peristiwa Daerah

Korban Laka Ijen Bondowoso Alami Gangguan Syaraf, Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

profile
Doi

25 Mei 2022 20:31

449 dilihat
Korban Laka Ijen Bondowoso Alami Gangguan Syaraf, Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah
Nima, korban laka Ijen menerangkan kronologi kecelakaan meskipun bicara berantakan karena gangguan syaraf. (SJP)

BONDOWOSO - Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka) tunggal di jalan raya Ijen Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso menewaskan 7 penumpang akhir Maret 2022 lalu.

Kecelakaan itu ternyata menyisakan trauma bagi para buruh tani kentang yang selamat dalam insiden tersebut.

Mereka yang selamat, memutuskan enggan bekerja di Ijen lagi untuk mengolah lahan pertanian kentang.

Bahkan, ada korban selamat yang kini mengalami gangguan syaraf, sehingga berbicara pun tidak lagi lancar.

Nima adalah korban selamat, namun kini harus mengidap gangguan syaraf pada dirinya.

Dia bercerita kronologi kejadian kecelakaan tunggal Pikap yang dikemudikan Surahman itu, Rabu 25 Mei 2022.

Kendati, cara bicaranya sudah berantakan dan sulit dimengerti bagi orang yang baru mengenalnya.

Nima selamat, tetapi suaminya yakni Suri meregang nyawa dalam peristiwa tersebut.

Nur Ila, korban selamat yang juga akhirnya menjadi janda karena suaminya meninggal.

"Saya luka di bagian rusuk dan paha," kata istri dari almarhum Rifai ini, Rabu 25 Mei 2022.
Ia mengungkap, upah kerja yang ia terima sebagai buruh tani kentang di Watucapil, Kecamatan Ijen itu sebesar Rp 40 ribu per hari.

"Saya baru menikah 3 tahun dengan almarhum dan belum dikaruniai anak. Tapi saya menerima, karena ini sudah takdir," tutur perempuan 24 tahun ini.

Lain halnya dengan Suhema, janda dari Nidi yang harus menjadi menghidupi dua anak.

"Suami kerja di Watucapil itu tiga tahunan. Setiap hari berangkat jam 5 pagi dan pulang sore," bebernya.

Dia mengungkap bahwa usai kecelakan lalu lintas, para keluarga korban tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Cuma dulu dapat santunan dari Polres Rp 500 ribu. Kalau jasa raharja dan bantuan pemerintah lain, gak ada," akunya.

Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Suryono menerangkan, bahwa para korban laka Ijen memang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan.

"Sebab laka tunggal, baik kendaraan pribadi maupun umum tidak bisa dapat santuan jasa raharja," urainya.(awi)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Korban Laka Ijen Bondowoso Alami Gangguan Syaraf, Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT